Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Stimulasi Otak dapat Membantu Orang dengan Cedera Sumsum Tulang Belakang untuk Berjalan

📅 Selasa, 03 Des 2024, 21:30 WIB | Oleh:

Ahli bedah saraf Jocelyne Bloch mengatakan ketika perangkat milik wanita itu dinyalakan untuk pertama kalinya, dia berkata: "Saya merasakan kaki saya."

Ketika mereka menyalakan arus listrik, para wanita tersebut berkata, “Saya merasa ingin berjalan,” menurut Bloch.

Para pasien dapat menyalakan perangkat mereka kapan pun mereka membutuhkan, dan juga menjalani rehabilitasi dan latihan kekuatan selama berbulan-bulan.

Tujuan wanita itu adalah berjalan mandiri tanpa alat bantu jalan, sementara tujuan Jaeger adalah menaiki tangga sendiri. “Keduanya mencapai tujuan mereka,” kata Bloch.

Jaeger, yang berasal dari Kappel di Swiss, berbicara tentang pengalamannya menghadapi delapan anak tangga menuruni laut saat liburan tahun lalu.

Dengan perangkat tersebut menyala, “naik turun tangga tidak menjadi masalah,” katanya.

“Senang sekali rasanya ketika Anda tidak harus bergantung pada orang lain sepanjang waktu.”

Seiring berjalannya waktu, ia “menjadi lebih cepat dan bisa berjalan lebih jauh” bahkan saat perangkatnya dimatikan.

Courtine menekankan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan dan teknik ini tidak akan efektif untuk semua pasien.

Karena bergantung pada peningkatan sinyal otak ke sumsum tulang belakang, bergantung pada seberapa banyak sinyal yang berhasil masuk sejak awal.

"Dan meskipun stimulasi otak dalam kini sudah cukup umum, beberapa orang tidak begitu nyaman dengan seseorang yang mengoperasi otak mereka,” tambah Courtine.

Para peneliti percaya bahwa di masa depan, pilihan terbaik untuk pulih dari cedera semacam ini adalah dengan merangsang sumsum tulang belakang dan hipotalamus lateral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
TENIS

Jalur Berat Menanti Alcaraz

38 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Jalur Berat Menanti Alcaraz
Daerah
Teknologi Pintar Dorong Kem...

Andrew Garfield Berhenti Menggunakan ChatGPT

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Andrew Garfield Berhenti Me...

George Clooney akan Membuka Restoran Italia di Prancis.

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
George Clooney akan Membuka...

Kabut Asap Selimuti Singapura

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Selimuti Singapura
Daerah
Kabut Asap Pekat Masih Meny...
Megapolitan
Digitalisasi Posyandu Mulai...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.