- Home
-
- Luar Negeri
-
- Seorang Pria Ditangkap di ...
Seorang Pria Ditangkap di AS, Mencoba Selundupkan Pesawat Cessna ke Russia
Selasa, 03 Des 2024, 09:17 WIBWASHINGTON - Seorang pria yang memiliki kewarganegaraan ganda, AS-Russia, ditangkap pada hari Senin (2/12) karena mencoba menyelundupkan dua pesawat Cessna dari Amerika Serikat ke Russia melalui Armenia, kata Departemen Kehakiman AS.
Sergey Nechaev ditahan di negara bagian selatan Georgia dan didakwa karena berusaha melanggar undang-undang ekspor AS, kata departemen tersebut.
Nechaev diduga mencoba mengekspor Cessna 172K tahun 1968 dan Cessna tahun 1973 ke sekolah penerbangan Russia tanpa izin yang tepat, katanya.
"Nechaev secara keliru menyatakan bahwa pengguna akhir dan tujuannya berada di Armenia," kata departemen itu.
Pesawat-pesawat tersebut, yang bernilai total 170.000 dollar, telah disita oleh otoritas AS.
Nechaev menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara karena percobaan ekspor barang terlarang yang melanggar hukum, hingga 10 tahun karena penyelundupan, dan hingga lima tahun karena memalsukan informasi ekspor.
Departemen Kehakiman mengatakan penyelidikan tersebut dikoordinasikan melalui "Satuan Tugas KleptoCapture," yang telah menegakkan sanksi dan kontrol ekspor terhadap Russia setelah invasinya ke Ukraina.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
AI Anthropic Diklaim Tembus Hampir Semua Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam, Pemerintah AS Langsung Bertindak
-
Gubernur Khofifah Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Generasi Unggul Bangsa
-
Ibas: Transportasi Hijau dan Cerdas Harus Berorientasi pada Amanat Konstitusi
-
OJK Resmi Atur Finfluencer, Rekomendasi Investasi Kini Tak Bisa Sembarangan dan Wajib Berizin
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Kalahkan Messi, Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Pertama yang Selalu Cetak Gol dalam Enam Edisi Piala Dunia
-
Perkuat Transformasi Brand dengan Jangkauan Layanan di 400 Kota, SMARTFREN Jagoan Sinyal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.