- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Tidak Akan Kembalikan S...
AS Tidak Akan Kembalikan Senjata Nuklir ke Ukraina
Selasa, 03 Des 2024, 02:10 WIBWASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) tidak mempertimbangkan untuk mengembalikan senjata nuklir yang diserahkannya setelah Uni Soviet runtuh kepada Ukraina, kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, pada Minggu (1/12).
Sullivan menyampaikan pernyataannya tersebut saat ditanya tentang artikel New York Times bulan lalu yang mengatakan beberapa pejabat Barat yang tidak disebutkan namanya telah menyarankan Presiden AS, Joe Biden, dapat memberikan senjata kepada Ukraina sebelum ia meninggalkan jabatannya.
"Itu tidak sedang dipertimbangkan. Yang kami lakukan adalah meningkatkan berbagai kapasitas konvensional ke Ukraina sehingga mereka dapat secara efektif mempertahankan diri dan melawan Russia, bukan (memberi mereka) kemampuan nuklir," kata Sullivan kepada kantor berita ABC.
Pekan lalu Russia mengatakan bahwa gagasan tersebut adalah sebuah kegilaan total dan bahwa mencegah skenario seperti itu merupakan salah satu alasan mengapa Moskwa mengirim pasukan ke Ukraina.
Kyiv mewarisi senjata nuklir dari Uni Soviet setelah keruntuhannya pada tahun 1991, tetapi kemudian menyerahkannya berdasarkan perjanjian tahun 1994, Memorandum Budapest, sebagai imbalan atas jaminan keamanan dari Russia, AS, dan Inggris. SB/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
BPBD Tulungagung Tambah Pasokan Air untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Putin Berterima Kasih kepada Trump, Upaya Damai Russia-Ukraina Masuk Babak Baru
-
Drone Jet Russia Makin Canggih, Pertahanan Udara Ukraina Kewalahan Hadapi Serangan dari Langit
-
Kontingen Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka
-
Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Layanan Makanan Pasien Dialihkan ke Katering
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.