Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Filipina Khawatirkan Kehadiran Kapal Selam Russia di Laut Tiongkok Selatan

📅 Senin, 02 Des 2024, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Filipina Khawatirkan Kehadiran Kapal Selam Russia di Laut Tiongkok Selatan Doc: AFP/Handout/Angkatan Bersenjata Filipina
Ket. Kapal selam Russia, difoto pada tanggal 28 November oleh militer Filipina.

MANILA - Presiden Filipina Ferdinand Marcos pada hari Senin (2/12) menggambarkan keberadaan kapal selam serang Russia di lepas pantai negaranya di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan sebagai hal yang "sangat mengkhawatirkan".

Kapal selam UFA 490 terlihat 148 kilometer (92 mil) di sebelah barat Cape Calavite pada hari Kamis, kata militer Filipina. 

"Setiap intrusi ke Laut Filipina Barat, ke ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) kami, ke garis dasar kami sangat mengkhawatirkan," kata Marcos kepada wartawan.

Filipina mengirim sebuah pesawat dan kapal perang ke kapal selam tersebut, di mana awaknya mengatakan mereka sedang menunggu cuaca baik sebelum melanjutkan perjalanan ke Vladivostok Russia, kata Angkatan Laut Filipina dalam sebuah pernyataan hari Senin.

Roy Vincent Trinidad, juru bicara angkatan laut di Laut Tiongkok Selatan, mengatakan insiden itu "tidak mengkhawatirkan".

"Tetapi kami terkejut karena ini adalah kapal selam yang sangat unik," katanya kepada AFP.

Kapal sepanjang 74 meter (243 kaki) itu dipersenjatai dengan sistem rudal yang memiliki jangkauan 12.000 kilometer, menurut kantor berita milik pemerintah Russia TASS.

Kapal selam itu terakhir terlihat di perairan Filipina pada hari Minggu, kata Trinidad. 

Kedutaan Besar Russia di Manila dan Kementerian Luar Negeri Filipina tidak segera menanggapi permintaan AFP untuk mengomentari masalah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.