Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag: Hilirisasi Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendag: Hilirisasi Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Doc: ANTARA/HO-Kemendag
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menghadiri kuliah umum di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Senin (25/11/2024).

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2028-2029.

Budi menekankan bahwa dengan mengolah sumber daya alam secara lebih dalam, Indonesia tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan berkualitas.

"Hilirisasi bukan sekadar mengolah bahan mentah, tetapi juga melibatkan inovasi dan teknologi tinggi. Dengan penguasaan teknologi, kita dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah yang jauh lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar global," ujar Budi melalui keterangan di Jakarta, Selasa (26/11).

Selain menciptakan lapangan kerja, kata Budi, hilirisasi juga berpotensi mengurangi ketergantungan Indonesia pada ekspor bahan mentah, meningkatkan devisa negara, serta memperkuat posisi tawar Indonesia dalam rantai pasok global.

Budi juga memaparkan tiga program utama Kementerian Perdagangan yang akan menjadi fokus dalam penguatan ekonomi nasional, salah satunya yaitu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) BISA ekspor. Program UMKM BISA ekspor bertujuan untuk membina dan mendampingi UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.

Melalui program ini, UMKM akan mendapatkan berbagai dukungan, mulai dari pelatihan, akses pembiayaan, hingga bantuan dalam hal pemasaran produk, seperti pemanfaatan niaga elektronik (niaga-el/e-commerce) dan partisipasi pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

"Kami percaya bahwa UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui program UMKM BISA Ekspor, kami ingin memberikan kesempatan bagi UMKM untuk go global, sehingga, UMKM dapat menjadi tulang punggung perekonomian nasional," kata Budi.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Gajah Mada (UGM), yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka.

Budi menyebut, kerja sama dengan UGM merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dan intelektual yang dimiliki perguruan tinggi dalam mendukung program hilirisasi nasional.

"Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat dihasilkan berbagai inovasi baru yang dapat meningkatkan nilai tambah produk Indonesia dan memperkuat daya saing di pasar global," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.