Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-Hati, Mencium Bayi Bisa Mendatangkan Risiko Infeksi

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-Hati, Mencium Bayi Bisa Mendatangkan Risiko Infeksi Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal

JAKARTA - Sistem kekebalan tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang ketika lahir, sehingga mereka lebih berisiko terkena infeksi virus maupun bakteri.

Karena sistem kekebalan tubuhnya masih lemah, bayi lebih rentan tertular virus atau bakteri dari orang yang berinteraksi dengan mereka.

Dosen senior mikrobiologi klinis dari University of Leicester, Primrose Freestone, menyampaikan bahwa pada tiga bulan pertama setelah lahir, sistem kekebalan bayi memiliki lebih sedikit sel kekebalan bawaan untuk melawan infeksi dibandingkan dengan orang dewasa.

Dalam artikel yang diterbitkan di The Conversation pada 22 November 2024, dia mengemukakan bahwa kondisi yang demikian membuat infeksi yang menyebabkan gejala ringan pada orang dewasa atau anak-anak yang lebih besar dapat membahayakan bagi bayi.

Menurut dia, bayi yang baru lahir lebih rentan tertular bakteri daripada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa.

Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi patogen intraseluler atau bakteri yang dapat masuk dan bertahan hidup di dalam sel organisme inang seperti streptokokus grup B, yang bisa menyebabkan sepsis, pneumonia, dan meningitis.

Freestone mengemukakan perlunya kehati-hatian dalam menunjukkan kasih sayang terhadap bayi yang baru lahir guna menghindarkan mereka dari risiko infeksi.

Pastikan mencuci tangan sampai bersih sebelum menyentuh bayi. Hindari mencium mulut atau wajah bayi, lebih aman mencium bayi di bagian belakang kepala atau kaki.

"Jika Anda mengalami infeksi aktif apa pun, pikirkan apakah Anda benar-benar perlu mengunjungi bayi, terutama jika usianya kurang dari satu bulan," tulis Freestone.

Apabila tubuh sedang tidak sehat tetapi tidak dapat menjauh dari bayi, maka sebaiknya memakai masker untuk meminimalkan risiko penularan penyakit. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.