Mengungkap Keajaiban Gods Own Country

Minggu, 24 Nov 2024, 15:55 WIB

Kerala, yang dikenal sebagai "God's Own Country," adalah surga tropis yang berada di India. Negara bagian ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa, mulai dari backwater yang tenang, hutan dengan air terjun yang mengalir deras, hingga garis pantai sepanjang 600 kilometer yang dihiasi deretan pohon kelapa. Namun, untuk benar-benar memahami daya tarik Kerala, anda perlu melangkah lebih jauh ke area yang jarang dijelajahi.

Di pelosok Kerala, anda bisa menemukan pengalaman unik dengan masyarakat lokal. Di perkebunan kopi yang luas atau di backwater kecil yang jarang dikunjungi wisatawan, anda dapat melihat bagaimana penduduk setempat menjalani kehidupan sehari-hari. 

Ket. Foto: Destinasi wisata Kerala — Sumber: Kerala Soils

"Ini bukan hanya soal melihat keindahan Kerala. Bayangkan seorang pelancong dari Eropa tinggal di homestay, menikmati masakan lokal, dan menyerap budaya. anda menciptakan cerita, bukan hanya mengunjungi tempat," ujar Sikha Surendran, Direktur Pariwisata Kerala, dilansir dari Euro News, Jumat, (22/11).

Bagi anda yang ingin merasakan keindahan backwater, Danau Vembanad di Kottayam adalah salah satu pilihan menarik. Tinggallah di desa lokal, naik perahu melintasi kanal-kanal sempit yang tenang, dan saksikan nelayan bekerja dalam kesunyian.

 Alternatif lainnya adalah Danau Ashtamudi, tempat anda dapat berlayar di houseboat tradisional yang terkenal dengan atap jerami dan lambung kayu yang khas.

Selain keindahan backwater, pantai-pantai Kerala juga menawarkan pengalaman luar biasa. Pantai Papanasham di Varkala tidak hanya menyuguhkan pasir emas dan laut biru, tetapi juga dipercaya memiliki kekuatan spiritual untuk "membersihkan dosa." 

Setelah menikmati kesegaran air lautnya, anda dapat menyaksikan matahari terbenam yang spektakuler dari tebing-tebing tinggi di sekitarnya. Ada juga Pantai Muzhappilangad, satu-satunya pantai drive-in terbesar di Asia, yang memberikan pengalaman berkendara menyusuri pasir.

Jika anda menyukai suasana damai, Kappil Beach di Bekal adalah pilihan sempurna. Pantai ini dikelilingi oleh bakau yang indah, dan pada malam hari anda bahkan dapat melihat kunang-kunang yang berkelap-kelip di bawah langit malam.

Kerala juga memiliki perbukitan yang menakjubkan. Munnar adalah destinasi terkenal dengan kebun teh hijau yang membentang sejauh mata memandang. Udara segar yang dipenuhi aroma teh akan menyegarkan jiwa anda. Di sini, anda juga bisa mengunjungi Taman Nasional Eravikulam, rumah bagi burung dan kupu-kupu langka. Untuk pemandangan terbaik, kunjungi Top Station, puncak tertinggi di Munnar di ketinggian 1.700 meter.

Kerala juga menjadi pusat pengobatan Ayurveda, metode pengobatan tradisional yang terkenal dengan pendekatan holistiknya. Banyak pusat retreat menawarkan pengalaman perawatan tubuh dan pikiran yang mendalam, dipandu oleh dokter spesialis.

Pariwisata di Kerala tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga pada keberlanjutan. Melibatkan masyarakat lokal dan mempromosikan praktik ramah lingkungan adalah prioritas utama. Melalui inisiatif seperti Ethnic Cuisine Project, wisatawan dapat mencicipi masakan tradisional yang disiapkan oleh keluarga lokal, menciptakan pengalaman budaya yang mendalam sekaligus mendukung ekonomi masyarakat setempat.

Kerala juga semakin populer di kalangan pelancong wanita, dengan upaya bersama UN Women untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman di 25 lokasi unggulan. Hal ini menjadikan Kerala pilihan ideal untuk perjalanan solo, keluarga, maupun pelancong dengan kebutuhan khusus.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Kerala adalah sepanjang tahun, tetapi musim monsun memberikan pesona yang berbeda. Hujan hangat yang singkat membuat tanaman tropis semakin subur, menciptakan suasana yang magis dan menenangkan. Bagi anda yang ingin merasakan pengalaman berbeda di "God's Own Country," Kerala menawarkan keindahan tanpa batas yang akan membuat anda terpesona.

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.