Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Ibu Kembali Keluarkan Sinar Api Setinggi 350 Meter

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Ibu Kembali Keluarkan Sinar Api Setinggi 350 Meter Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. PGA melaporkan pada Ahad (24/11/2024) dini hari sekitar pukul 00.55 WIT, gunung itu kembali mengeluarkan sinar api setinggi 350 meter di atas puncak gunung.

TERNATE - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, melaporkan pada Ahad dini hari sekitar pukul 00.55 WIT, gunung itu kembali mengeluarkan sinar api setinggi 350 meter di atas puncak gunung.

"Iya, benar keluarkan sinar api yang teramati setinggi kurang lebih 350 meter saat erupsi," kata petugas Pos PGA Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Richard Chaniago dalam keterangan tertulis yang pantau dari Ternate, Ahad.

Gunung Ibu kembali erupsi dengan mengeluarkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Daya.

Dia mengatakan erupsi ini berhasil terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 1 menit 40 detik dari Pos PGA Ibu di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu.

"Sebelum mengeluarkan sinar api setinggi 350 meter, pada pukul 00.03 WIT juga mengeluarkan sinar api setinggi kurang lebih 300 meter dari atas puncak gunung,"ujarnya.

Dia menjelaskan, bahwa saat ini kondisi gunung api setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu kini masih berstatus Level III atau Siaga.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan, diminta untuk tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung tersebut.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker) dan kacamata, agar mereka bisa terhindar dari paparan abu gunung itu," ujarnya.

Selain itu, kata dia, seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya serta masyarakat, agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ibu di Desa Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung api itu.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.