- Home
-
- Megapolitan
-
- Dharma-Kun Usung Konsep Si...
Dharma-Kun Usung Konsep Sistem Beton Berpori untuk Atasi Banjir Jakarta
Senin, 18 Nov 2024, 01:28 WIBJakarta - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mengusung konsep sistem beton berpori (permeable concrete system) untuk mengatasi banjir di Jakarta pada debat ketiga Pilkada DKI Jakarta.
Banjir yang dimaksud khususnya banjir akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Jakarta.
"Kita juga akan melakukan konsep yang disebut 'permeable concrete system', sistem
Menurut Kun, sistem beton berpori tersebut dapat menyerap air dari area yang tergenang menuju saluran dalam jumlah yang cukup bagus.
"Jadi trotoar-trotoar yang ada dia punya beton, pori-porinya itu nanti bisa menyerap air 600 liter per meter persegi per menit. Jadi jumlahnya cukup bagus untuk resapan air," katanya.
Selain sistem beton berpori, Dharma-Kun juga mengusung pembangunan kolam pipi monyet serta solusi-solusi banjir lainnya untuk mengatasi banjir akibat curah hujan tinggi.
"Untuk curah hujan di Jakarta, kita akan lakukan sistem pengendalian air terpadu, kemudian kita akan normalisasi daerah aliran sungai," katanya.
Kemudian seperti program unggulan pasangan calon (paslon) tersebut akan membangun kolam pipi monyet. "Contohnya itu di Tebet Ecopark," kata Kun.
Khusus untuk banjir kiriman, Dharma-Kun akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah hulu terkait penanganannya.
"Untuk masalah terkait dengan banjir kiriman, kita perlu melakukan koordinasi dan komunikasi aktif dengan pemerintah daerah di hulu, seperti Bogor dalam pengaturan debit air. Kemudian kita juga akan perbaiki tata guna lahan di sana," kata Kun.
Untuk perbaikan pompa dan modifikasi cuaca juga bakal dilakukan pada situasi-situasi tertentu.
"Kemudian kita akan lakukan optimalisasi dan perbaikan pompa dan juga teknologi modifikasi cuaca, khususnya untuk waktu-waktu tertentu," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya
-
Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir
-
Cincinnati Masters Sajikan Final Ideal Sesama AS
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan pada Jumat Ini
-
Siap-Siap Delay, Kuala Lumpur Tutup Wilayah Udara Mulai 26 Agustus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.