Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Isyana Sarasvati Sukses Gelar Konser Tunggal Setelah 10 Tahun Berkarir

📅 Minggu, 17 Nov 2024, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Isyana Sarasvati Sukses Gelar Konser Tunggal Setelah 10 Tahun Berkarir Doc: ANTARA/Vinny Shoffa Salma
Ket. Musisi Indonesia Isyana Sarasvati saat tampil membuka konser tunggalnya bertajuk "Lost in Harmony" di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu malam (16/11/2024).

JAKARTA - Musisi Isyana Sarasvati sukses membuka konser tunggalnya di Jakarta bertajuk "Lost in Harmony" dengan menampilkan lagu seriosa "Je veux vivre dans ce reve (Roméo et Juliette)" serta rangkaian penampilan unik lainnya di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/11) malam.

Saat membuka konser perayaan 10 tahun kariernya di industri musik tersebut, Isyana tampil menawan dalam balutan gaun merah dengan iringan penari latar. Bak pertunjukan teater musikal, penampilan Isyana malam tadi sukses mendulang tepuk tangan Isyanation (basis penggemar Isyana), meskipun konser baru saja dimulai.

Sebagai pembuka konser, Isyana tampil membawakan salah satu lagu bergenre seriosa bertajuk "Je veux vivre dans ce reve (Roméo et Juliette)". Setelahnya, dia tampil membawakan sejumlah lagu secara berturut-turut sebelum akhirnya dia menyapa Isyanation, mulai dari lagu "Sikap Duniawi" hingga "All or Nothing".

"Selamat malam semua, selamat datang dalam konser 'Lost in Harmony'! Senang sekali bisa tampil di depan kalian malam ini!" sapa Isyana kepada Isyanation.

Isyanation kompak membalas, "Malam!".

Isyana kembali melanjutkan, "Jadi, lagu selanjutnya adalah 'mindblowing!', oke let's go!".

Suara merdu Isyana mulai terdengar kembali saat melantunkan "mindblowing!", "Deep inside, I want to, just let me show you (Di dalam diriku, aku menginginkannya, tolong izinkan aku untuk menunjukkannya)".

Selama kurang lebih 30 menit, Isyana tampil menghibur Isyanation dengan menyanyikan deretan tembang hit miliknya sebelum masuk ke sesi selanjutnya. Salah satu hal menarik dari konser "Lost in Harmony" adalah sesi penampilan musik yang juga dikemas dengan pertunjukan teatrikal dalam 3-4 babak.

Di sesi pembuka konser tersebut, Isyana menampilkan pertunjukan seakan dirinya berada di "alam surealisme". Sesi tersebut banyak menampilkan karya musik Isyana yang penuh semangat dan berasal dari album pertamanya.

Pada sesi selanjutnya, Isyana menampilkan pertunjukan dengan suasana layaknya di 'alam surga" yang kerap diisi oleh lagu-lagu bergenre pop, R&B, dan ballad miliknya. Di sesi tersebut, Isyana juga berkolaborasi dengan musisi kolaborator hingga sesi terakhir konser "Lost in Harmony".

Secara keseluruhan, Isyana sukses menampilkan konser tunggal yang berbeda dari penampilan musisi lainnya. Boleh dikatakan "Lost in Harmony" menjadi salah satu konser tunggal terbaik di tahun 2024 ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Hari Ini, Jum...

Sudan Nyatakan Patuh pada Larangan Senjata Kimia

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Sudan Nyatakan Patuh pada L...
Luar Negeri
Raja Malaysia Titahkan Seko...
Luar Negeri
Ekonomi Jepang Tancap Gas, ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.