Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kompetensi para Dokter, RS Jantung Harapan Kita Gelar Simposium Internasional

📅 Sabtu, 16 Nov 2024, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kompetensi para Dokter, RS Jantung Harapan Kita Gelar Simposium Internasional Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Ket. Konferensi pers tentang operasi jantung robotik pertama di Indonesia, di Jakarta, Jumat (15/11/2024).

Jakarta- RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) mengadakan simposium internasional guna meningkatkan kemampuan dokter-dokter jantung, menyusul peningkatan kasus penyakit jantung di Indonesia.

“Selain untuk pembaharuan kemampuan dan teknologi kardiovaskular terkini, simposium kelas Internasional kami gelar tentunya dengan dukungan penuh Kementerian Kesehatan untuk menunjang dan mendukung dokter-dokter yang kami ampukan sehingga memiliki insight baru lewat acara ini,” kata Direktur Utama RSJPD Harapan Kita dr. Iwan Dakota dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Iwan menyebutkan, sejumlah topik yang diangkat adalah intervensi struktural, pengobatan ASCVD, inovasi dan strategi menyelamatkan dalam operasi jantung anak, coronary intervention conduction system pacing (CSP), operasi jantung pembuluh darah khususnya operasi jantung robotik.

Kemudian pengembangan teknologi pada perkutan. Adapun jumlah kasus penyakit jantung di Indonesia terus meningkat, katanya, dan pada tahun 2022 tercatat ada 15.5 juta kasus.

“Kami bangga dan berkomitmen agar kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan yang kami percaya dan memberikan kontribusi positif baik bagi peserta yaitu dokter ataupun perawat dan pasien-pasien penyakit jantung pembuluh darah secara tidak langsung,” ujarnya.

Dia mengatakan tahun ini terdapat 123 peserta dokter dan perawat berasal lebih dari 50 rumah sakit jejaring pengampuan kardiovaskular yang hadir.

Dia berharap di tahun-tahun mendatang akan datang lebih banyak lagi.

Dalam keterangan yang sama, Ketua Indonesia International Cardiovascular Summit dr. Ade Meidian Ambari mengatakan tidak hanya dokter-dokter di Jakarta, tapi dokter yang menjadi ampuan mereka juga ikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi di bidang kardiovaskular.

“Dihadiri total 680 peserta baik dokter dan perawat yang datang secara tatap muka dan 500 peserta yang hadir secara virtual memberikan kesan positif bagi kami khususnya yang mengadakan acara ini,” kata Ade menambahkan.

Kegiatan ini, katanya, menjadi wadah tepat untuk mengembangkan layanan diagnostik invasif dan intervensi nonbedah dalam bidang jantung dan pembuluh darah serta mengembangkan pelayanan bedah jantung yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.