Insinyur Korea Selatan Selundupkan Dokumen Rahasia untuk Huawei

Senin, 11 Nov 2024, 10:45 WIB

SEOUL - Seorang mantan karyawan SK Hynix baru-baru ini dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dan denda 14.300 dolar AS oleh pengadilan Korea Selatan karena mencuri teknologi semikonduktor rahasia sebelum pindah ke Huawei, demikian laporan  Korea Biz Wire .

Dilansir oleh Tom's Hardware, hakim memutuskan dia bersalah karena melanggar undang-undang Korea Selatan tentang perlindungan teknologi industri. Akan tetapi, hukuman yang ringan tersebut menunjukkan bahwa jaksa gagal membuktikan bahwa Huawei telah menerima informasi rahasia tersebut.

Ket. Foto: Pelaku dihukum 18 bulan penjara dan denda 14.300 dolar AS. — Sumber: Istimewa

Terdakwa telah bekerja di SK Hynix sejak 2013, dimulai dari analisis chip yang cacat. Pada tahun 2020, ia menjadi pemimpin tim dalam hubungan pelanggan bisnis-ke-bisnis di anak perusahaan perusahaan tersebut di Tiongkok. Masa jabatannya memberinya akses ke dokumen teknis sensitif yang penting untuk produksi chip. Kemudian, pada tahun 2020, ia memutuskan untuk pindah ke Huawei ( yang membayar banyak ). Namun sebelum mengundurkan diri dari SK Hynix, terdakwa mencetak sekitar 4.000 halaman dokumen yang sangat sensitif selama empat hari.

"Dokumen-dokumen ini berisi 'solusi khusus untuk masalah proses produksi semikonduktor', yang dianggap sebagai teknologi inti" menurut hukum Korea Selatan.

Dia diduga mencetak sekitar 300 halaman per hari dan menyembunyikannya di ransel dan tas belanjanya untuk menghindari deteksi.

Pengadilan Distrik Suwon cabang Yeoju memutuskan bahwa tindakannya melanggar Undang-Undang Perlindungan Teknologi Industri Korea Selatan. Meskipun ia berpendapat bahwa ia mencetak dokumen hanya untuk dipelajari dan untuk memastikan kelancaran serah terima tanggung jawab setelah keluar, pengadilan menganggap klaimnya tidak meyakinkan.

Dalam putusannya, pengadilan mengamati bahwa perilakunya sangat mencurigakan, terutama karena dia mencetak materi tersebut sesaat sebelum meninggalkan SK hynix dan menerima peran bergaji lebih tinggi di Huawei pada bulan Juni 2022. Pengadilan menyarankan bahwa niatnya kemungkinan besar adalah untuk menggunakan materi ini guna meningkatkan nilainya di posisi barunya.

Meskipun ada temuan-temuan ini, pengadilan menjatuhkan hukuman yang relatif ringan. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya bukti langsung yang membuktikan bahwa teknologi yang dicuri telah digunakan untuk membenarkan hukuman yang lebih berat. Lebih jauh, SK hynix tidak melaporkan kerugian finansial atau operasional tertentu dari insiden tersebut.

Putusan pengadilan juga mempertimbangkan protokol keamanan yang ketat yang diterapkan SK hynix. Perusahaan melarang penggunaan drive USB atau perangkat penyimpanan eksternal lainnya dan memantau semua materi cetak dengan ketat dengan merekam konten, informasi pengguna, dan tujuan penggunaan. Namun, pengadilan mencatat bahwa keamanan kantor Shanghai tampak kurang ketat, yang berpotensi membuat tindakannya tidak terdeteksi pada awalnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.