Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Duta Perlu Paham Budaya Lokal

📅 Selasa, 05 Nov 2024, 03:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Duta Perlu Paham Budaya Lokal Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Depok
Ket. Para finalis Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Abang Mpok) Kota Depok tahun 2024.

DEPOK – Kaum muda-mudi yang terpilih menjadi Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Abang Mpok) Kota Depok tahun 2024 perlu juga memahami budaya lokal. “Mereka penting memamahi budaya Depok sebab hal itu menjadi pondasi penting dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” tandas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Elly Farida, Senin (4/11).

Dalam ajang pencarian dua, terpilih Farid Azzam Zaidan dan Daffa Maryam Septerina yang berasal dari Kecamatan Pancoran Mas. Keduanya berhasil keluar sebagai Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Mpok Kota Depok untuk Tahun 2024.

Elly Farida telah memberikan pembinaan kepada para finalis sebelum berkompetisi di ajang tersebut. Pemenang nantinya menjadi perwakilan Kota Depok di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Bunda tidak banyak membahas apa-apa saat itu. Bunda hanya ingin anak muda di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif harus benar-benar memahami budaya Depok,” ujarnya. Dia mengingatkan, pemenang harus mau menyebarkan budaya Depok dengan cara khas anak muda. “Jangan sampai anak muda Depok tidak tahu budaya kotanya sendiri,” tandas Elly.

Lebih lanjut, Elly juga menyebut keberadaan Gedung Dekranasda Kota Depok sebagai salah satu pusat oleh-oleh khas Depok. Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya memperkenalkan produk-produk unggulan lokal, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi kreatif melalui pemasaran karya UMKM setempat. “Ini sejalan dengan program wirausaha baru,” ungkapnya.

Dengan adanya pusat oleh-oleh khas, para finalis diharapkan mampu mempromosikan produk lokal Depok agar lebih dikenal masyarakat luas. Promo termasuk bisa disampaikan kepada wisatawan yang berkunjung ke Depok. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.