Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mabes Polri Kerahkan Tim Laboratorium Forensik untuk Investigasi Penyebab Kebakaran di Polda Gorontalo

📅 Minggu, 03 Nov 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mabes Polri Kerahkan Tim Laboratorium Forensik untuk Investigasi Penyebab Kebakaran di Polda Gorontalo Doc: ANTARA/HO-Humas Polda
Ket. Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri dan Polda Sulawesi Utara saat melakukan olah tempat kejadian perkara di bagian gedung Polda Gorontalo yang mengalami kebakaran di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo - Tim Laboratorium Forensik Markas Besar Polri bersama dengan Polda Sulawesi Utara melakukan investigasi penyebab kebakaran lantai tiga gedung utama Polda Gorontalo di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro di Gorontalo, Sabtu mengatakan setibanya di Gorontalo tim forensik gabungan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara pada Jumat (1/11).

"Tim Forensik tersebut tengah mengumpulkan data dan bukti yang dapat menjelaskan asal mula serta faktor-faktor yang menyebabkan kebakaran," ucap Kombes Pol Desmont.

Ia mengatakan olah TKP yang dilalukan mencakup penelitian dan pemeriksaan secara menyeluruh pada titik-titik utama gedung yang terdampak kebakaran.

Dalam prosedur olah TKP kata Desmont, tim forensik menggunakan berbagai peralatan canggih, untuk mengumpulkan sampel material sampai dengan identifikasi jejak yang mungkin terkait dengan sumber api.

Tentunya Polda Gorontalo ucap dia akan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan tim forensik gabungan, dalam rangka memastikan penyebab utama kebakaran tersebut.

Oleh karena itu ia berharap kegiatan itu bisa memberikan hasil yang akurat, sehingga jika nanti semua pihak bisa mengambil langkah-langkah pencegahan di masa-masa mendatang.

Hasil nanti kata dia akan dikaji lebih lanjut oleh para ahli, untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran yang melanda Polda Gorontalo, sebagai acuan dalam menentukan langkah antisipasi dini.

"Polri berkomitmen untuk menyampaikan hasil penyelidikan tersebut kepada publik, setelah proses analisis selesai dilakukan," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.