Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biaya Sewa Rusunawa Rp1,25 Juta

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 01:56 WIB | Oleh:
Biaya Sewa Rusunawa Rp1,25 Juta Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. “Open House” Rusunawa -- Para calon penghuni melihat fasilitas Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta, Jumat (1/11). Pemprov Jakarta menggelar kegiatan “open house” rusun tersebut guna memudahkan para calon penghuni untuk memilih unit yang akan disewa.

JAKARTA - Biaya sewa rusunawa Pasar Rumput, Setiabudi, Jaksel, 1,25 juta rupiah. "Prioritas penyewanya adalah individu atau keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas," jelas Penjabat Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi.

Teguh mengatakan ini saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait meninjau Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput, Jumat (1/11). Menurut Teguh, penyewa diutamakan masyarakat terprogram (terdampak program pembangunan pemerintah untuk kepentingan umum, seperti penertiban kota, bencana alam, dan kondisi sejenis).

Kemudian, Aparatur Sipil Negara, guru, TNI/Polri dengan pangkat/golongan rendah, serta masyarakat generasi milenial yang belum memiliki rumah. Rusunawa ini memiliki 1.984 unit dalam tiga tower. Sedangkan fasilitasnya, ada ruang keluarga, dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, balkon, dan pendingin ruangan (AC).

Teguh juga menjelaskan, akan fokus untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi warga Jakarta. Caranya, dengan penyediaan hunian berkualitas untuk warga, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

"Kami berkomitmen menyediakan perumahan layak huni dan terjangkau bagi masyarakat Jakarta," jelas Teguh. Untuk mempermudah proses pendaftaran agar lebih efisien dan tepat sasaran, calon penghuni dapat mengakses website Sirupa milik Perumda Pasar Jaya.

Sementara itu, Maruarar Sirait mengapresiasi Pemprov Jakarta atas komitmennya dalam mewujudkan hunian layak dan mengedepankan konsep keadilan untuk semua. Sebab, hunian tersebut digratiskan bagi warga terdampak kebakaran Manggarai, Jakarta Selatan selama satu tahun.

"Perlu dipastikan yang boleh menempati, mereka yang minim segi finansial," tutur Maruarar.

Selain itu, mereka akan terbantu untuk mobilitas yang dekat dengan lokasi kerjanya. Wakil Ketua DPRD Jakarta, Ima Mahdiah, juga berpesan kepada Pemprov Jakarta agar menerima calon penghuni Rusunawa Pasar Rumput melalui mekanisme yang adil dan transparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.