Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Selamatkan Tiga Pendaki Tersesat di Gunung Soputan

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 16:22 WIB | Oleh:
Tim SAR Selamatkan Tiga Pendaki Tersesat di Gunung Soputan Doc: ANTARA/HO-SAR Manado
Ket. Tim Rescue Kantor SAR Manado dan Pos SAR Amurang menyelamatkan tiga pendaki yang tersesat di Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Manado -- Tim SAR Manado, Sulawesi Utara, menyelamatkan tiga pendaki yang tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Soputan.

"Tiga pendaki itu dilaporkan tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Soputan pada Senin (28/10)," kata Kepala Kantor SAR Kelas A Manado George Mercy Randang, di Manado, Selasa.

Ia mengemukakan kejadian ini berawal sekitar pukul 11.00 WITA ketika tiga pendaki memulai perjalanan menuju puncak Gunung Soputan. Namun, saat turun pada pukul 15.00 WITA, para pendaki mengalami kelelahan dan kehilangan arah akibat kabut tebal serta suhu yang dingin.

"Kemudian orang tua salah satu pendaki melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Manado pada pukul 17.10 WITA, meminta bantuan untuk menyelamatkan anak-anak mereka," kata George.

Tiga pendaki yang tersesat adalah Kaisar Lengkong (18), laki-laki, alamat Manado, Abigayle Raintung (15 ), perempuan, alamat Manado, dan Giovani Lotulong (18), laki-laki, alamat Manado.

George mengatakan, setelah TimRescueKantor SAR Manado dan Pos SAR Amurang mendapatkan laporan segera berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 17.35 WITA.

Tim tiba di pos aju Gunung Soputan sekitar pukul 19.30 WITA dan melakukanbriefingsebelum melanjutkan pencarian.

Pada pukul 22.45 WITA, tim SAR berhasil menemukan ketiga pendaki dalam keadaan stabil, sekitar 200 meter sebelah barat dari lokasi terakhir mereka diperkirakan.

Tim kemudian memberikan perawatan awal untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil sebelum melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 01.00 WITA, ketiga pendaki berhasil dievakuasi ke Puskesmas Silian untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut dan setelah dilakukan pemeriksaan, ketiga pendaki dinyatakan stabil dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing.

"Kami mengimbau para pendaki dan pencinta alam agar lebih berhati-hati saat melakukan pendakian. Penting mempersiapkan logistik, fisik, mental, serta penguasaan medan yang teliti untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang," ujar George.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.