Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Belitung: Banyak minum air putih saat cuaca panas

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 16:22 WIB | Oleh:
Dinkes Belitung: Banyak minum air putih saat cuaca panas Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi cuaca panas.

Tanjung Pandan - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingatkan masyarakat di daerah itu untuk memperbanyak konsumsi air putih karena cuaca panas hingga mencapai 35 derajat Celsius.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih di tengah kondisi cuaca panas menyengat sekarang ini," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Belitung, Sri Agustini di Tanjung Pandan, Rabu.

Menurut dia, kondisi suhu udara di wilayah Belitung dalam beberapa hari terakhir dilaporkan mengalami peningkatan dari 32 - 33 derajat di hari-hari biasanya menjadi 35 derajat Celsius.

Pihaknya memastikan kondisi suhu udara di wilayah Belitung saat ini masih dalam kategori aman.

"Kondisi suhu udara di Belitung memang belum dalam keadaan khusus dan masih dalam batas normal apalagi memang kondisinya sekarang di tengah musim kemarau," ujarnya.

Namun, lanjut Sri Agustini, Dinkes Belitung mengimbau masyarakat tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh di tengah cuaca panas terik dan menyengat saat ini.

Menurutnya, adapun cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah menghindari kontak langsung dengan matahari.

"Terutama pada pukul 11.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB karena di waktu tersebut sinar matahari sedang dalam kondisi panas terik," katanya.

Apabila masyarakat harus terpaksa keluar rumah, kata Sri, bisa menggunakan payung, jaket, atau pelindung lainnya sehingga tubuh tidak terpapar langsung dengan sinar matahari.

"Kalau memang kondisi panas menyengat maka bisa berteduh dulu di tempat yang aman jangan memaksakan diri sambil minum memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.