Apple Luncurkan Fitur AI di Seluruh Perangkat Premiumnya
Selasa, 29 Okt 2024, 10:54 WIBSAN FRANCISCO - Apple pada hari Senin (28/10) meluncurkan rangkaian pertama fitur kecerdasan buatannya, yang dijuluki " Apple Intelligence" di seluruh perangkat premium iPhone, iPad, dan Mac, menandai dorongan besar raksasa teknologi itu ke dalam AI generatif.
Peluncuran yang pertama kali ditinjau oleh perusahaan tersebut pada bulan Juni, menandai terjunnya Apple dalam perlombaan AI. Raksasa teknologi AS berlomba-lomba memasuki teknologi bergaya ChatGPT.
Google, Microsoft, Amazon dan Apple yakin bahwa kekuatan AI generatif adalah babak selanjutnya dalam komputasi dan telah meningkatkan pengeluarannya agar tidak ketinggalan.
"Apple Intelligence adalah AI generatif dengan cara yang hanya dapat diberikan oleh Apple, dan kami sangat gembira dengan kemampuannya untuk memperkaya kehidupan pengguna kami," kata CEO Apple Tim Cook dalam sebuah posting blog.
Fitur-fitur baru Applemeliputi alat tulis yang disempurnakan, kemampuan pencarian foto yang lebih baik, dan asisten virtual Siri yang lebih komunikatif.
Perusahaan juga berencana mengintegrasikan kemampuan ChatGPT ke dalam layanannya pada bulan Desember.
Fitur tambahan yang direncanakan untuk bulan Desember ini mencakup kemampuan untuk membuat emoji khusus dan membuat gambar dari deskripsi teks.
Fitur-fiturnya sebagian besar terbatas pada iPhone dan iPad terbaru serta komputer Mac.
KekuatanAppleIntelligence untuk saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris AS.
Versi dalam bahasa Tiongkok, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Korea, dan bahasa lainnya akan dirilis tahun mendatang.
Pada acara peluncuran di bulan Juni,Appletelah menunda peluncuranAppleIntelligence di Uni Eropa tanpa batas waktu, karena "ketidakpastian regulasi" yang terkait dengan undang-undang baru.
Sekarang dikatakan bahwa sebagian besar penawaran akan tersedia di UE pada komputer Mac dalam bahasa Inggris AS dan akan mulai digunakan pada iPhone dan iPad mulai bulan April.
Fitur AppleIntelligence juga mencakup alat penulisan di seluruh sistem yang dapat menulis ulang dan mengoreksi teks, dan kemampuan untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari gambar.
Secara keseluruhan, fiturnya mirip dengan alat yang baru-baru ini dirilis oleh Meta, Microsoft dan Google.
Di tengah kekhawatiran tentang keamanan model AI, perusahaan tersebut mengatakan bahwa teknologinya memprioritaskan privasi pengguna dengan menjaga pemrosesan pada perangkat atau dengan menggunakan sistem "Private Cloud" baru.
Perusahaan itu mengatakan, hal ini akan menjaga data pribadi dalam ekosistemApple, yang mengutamakan privasi data.
Applejuga meluncurkan komputer desktop baru, iMac, pada hari Senin, yang dilengkapiAppleIntelligence.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
-
Pemprov DKI Jakarta Resmi Pertahankan Insentif Fiskal Kendaraan Listrik Sepanjang 2026
-
Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
-
Upacara Terakhir SD Kanisius Babadan Sebelum Libur
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru, Tampil di Enam Edisi Piala Dunia
-
Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA
-
Kemen P2MI Minta Masyarakat Tidak Mudah Tergiur Tawaran Kerja dengan Proses Instan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.