• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penutupan 'Silk Road' Men...

Penutupan 'Silk Road' Mendorong Penjelajahan Lautan

Senin, 28 Okt 2024, 06:25 WIB

Jalur Sutra (Silk Road) adalah jaringan rute perdagangan kuno yang secara resmi didirikan pada masa Dinasti Han Tiongkok pada 130 SM. Jalur ini menghubungkan wilayah dunia kuno dalam perdagangan antara 130 SM-1453 M.

Jalur Sutra bukanlah satu rute tunggal dari Timur ke Barat. Artinya terjadi perdagangan dua arah antar keduanya meskipun komoditas yang sangat populer diperdagangkan pada jalur itu adalah sutra yang berasal dari dunia Timur, khususnya dari Tiongkok.

Ket. Foto: — Sumber: M. Frachetti/Washington University

Gambaran tentang Jalur Sutra dipaparkan oleh penjelajah Eropa, Marco Polo (1254-1324 M). Ia melakukan perjalanan di rute-rute ini dan menggambarkannya secara mendalam dalam karyanya yang terkenal. Namun saat dalam tulisannya ia tidak menyebutnya sebagai Jalur Sutra.

Kedua istilah untuk jaringan jalan ini yanitu Jalan Sutra dan Rute Sutra, diciptakan oleh ahli geografi dan penjelajah Jerman, Ferdinand von Richthofen, pada 1877 M. Dalam bahasa Jerman ia menyebutnya dengan Seidenstrasse yang artinya jalan sutra atau Seidenstrassen yang artinya jalur sutra.

Marco Polo dan kemudian von Richthofen juga banyak menyebutkan barang-barang lain yang diangkut bolak-balik di Jalur Sutra. Dari Barat ke Timur barang-barang yang dibawa antara lain kuda, peralatan menunggang kuda, anggur, anjing dan hewan lain, baik eksotis maupun domestik. Komoditas lainnya dari Barat ke Timur adalah bulu dan kulit binatang, madu, buah-buahan, barang pecah belah, selimut wol, permadani, karpet, tekstil, emas dan perak, unta, budak, senjata dan baju besi.

Sementara itu barang dagangan dari Timur ke Barat antara lain sutra, teh, pewarna, pecah belah berharga Tiongkok (piring, mangkok, cangkir, vas bunga), porselen, rempah-rempah (seperti kayu manis dan jahe), artefak perunggu dan emas, obat, parfum, gading, beras, kertas dan bubuk mesiu.

Ketika perdagangan Dinasti Han di Tiongkok diganggu oleh suku nomaden Xiongnu di perbatasan utara dan barat mereka pada 138 SM, Kaisar Wu mengirim utusannya Zhang Qian ke barat untuk bernegosiasi dengan orang-orang Yuezhi. Mereka diajak untuk membantu mengalahkan Xiongnu.

Sementara itu sejarawan Herodotus menyebutkan bahwa Persia membuat Jalan Kerajaan Persia. Jalur ini berfungsi sebagai salah satu arteri utama Jalur Sutra, didirikan selama Kekaisaran Achaemenid (550- 330 SM). Jalan Kerajaan Persia membentang dari Susa, di Persia utara (Iran modern) ke Laut Mediterania di Asia Kecil (Turki modern).

Sepanjang jalur memiliki stasiun pos didukung dengan transportasi agar dapat mengirimkan pesan dengan cepat ke seluruh kekaisaran.

"Tidak ada di dunia ini yang melakukan perjalanan lebih cepat dari kurir Persia ini. Baik salju, hujan, panas, maupun kegelapan malam tidak menghalangi para kurir ini untuk menyelesaikan tahapan yang telah ditentukan dengan kecepatan maksimal," tulis Herodotus.

Orang Persia memelihara Jalan Kerajaan Persia dengan hati-hati dan, pada waktunya, memperluasnya melalui jalan samping yang lebih kecil. Jalur ini akhirnya menyeberang ke anak benua India, melintasi Mesopotamia, dan terus ke Mesir. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.