Cagub Jatim Risma Temui para Nelayan Hingga Gen Z saat Berkampanye di Jember
Sabtu, 26 Okt 2024, 00:22 WIBJember - Calon gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini, yang akrab disapa Mak Risma, menyerap aspirasi nelayan hingga generasi Z saat melakukan kampanye Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat.
"Tadi kami datang ke nelayan dan memang ada beberapa persoalan yang dikeluhkan mereka, mulai dari jalur kapal untuk berlabuh, manajemen dalam pengelolaan angkutan hingga operasional mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari," katanya.
Menurutnya, nelayan dan keluarganya tidak bisa hanya mengandalkan hidup dengan mencari ikan di laut, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat di pesisir pantai untuk menopang kehidupannya.
"Saya melihat banyak pandan di sepanjang pesisir pantai selatan Jember dan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga nelayan, saya tawarkan pelatihan membuat sandal hotel yang terbuat dari pandan yang prospeknya bagus," tuturnya.
Saat menjadi Menteri Sosial, lanjut dia, pihaknya sudah melatih masyarakat pesisir untuk membuat sandal dari bahan baku pandan dan kebutuhannya ternyata lebih besar dibandingkan produksi yang dihasilkan.
"Ada banyak program UMKM yang saya tawarkan kepada mereka. Hal itu sudah saya lakukan sejak menjadi Wali Kota Surabaya hingga Mensos karena kalau hanya mengandalkan hasil nelayan dan bantuan pemerintah tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.
Kemudian saat berdialog dengan generasi Z di salah satu kafe di Kecamatan Sumbersari, Risma juga menerima aspirasi soal jalan rusak milik provinsi yang belum juga diperbaiki sehingga menghambat akses ekonomi.
"Tidak hanya memperbaiki jalan yang rusak, saya ingin akses jalan itu lebih cepat seperti membuat terowongan untuk menembus jalur yang terlalu jauh, sehingga hal itu akan memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya.
Mengusung slogan "Resik-Resik Jawa Timur" padaPilkada 2024, mantan Menteri Sosial itu juga mendorong gen Z untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja di masa depan.
Cagub Jatim nomor urut 3 itu juga mengaku sering membuat kebijakan yang dinilai tidak wajar, namun dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang panjang dan sekecil mungkin merugikan masyarakat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BRI Jazz Gunung Series 2026 akan Digelar di Jawa Tengah dan Jawa Timur
-
Imbas Konflik Geopolitik, Afrika Selatan Atasi Krisis Dana HIV Tanpa AS
-
Pelatihan Mangrove di Polewali Mandar Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Warga Pesisir.
-
Pemerintah Kabupaten Lebak Imbau Petani Maksimalkan Pompa Bantuan Kementan
-
Lalu Lintas Solo-Jogja Naik saat Libur Iduladha
-
Belum Balik Nama Kendaraan Masih Bisa Bayar Pajak
-
Tren Kopi dan Gaya Hidup Urban Diangkat Lewat Kampanye Berbasis Pengalaman Pelanggan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.