Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peran Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Kanker Payudara Harus Ditingkatkan

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 20:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peran Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Kanker Payudara Harus Ditingkatkan Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

JAKARTA - Peran pemerintah di tingkat pusat dan daerah dalam penanggulangan kasus kanker payudara di Tanah Air harus ditingkatkan.

"Penanganan penyakit kanker, terutama di daerah, masih kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Kondisi ini harus mendapatkan perhatian semua pihak," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam talkshow bertema Menggagas Rekomendasi Kebijakan Penanganan Kanker Payudara di Pemerintahan Baru di DPP Partai NasDem, Jakarta, Jumat (25/10).

Hadir pada acara tersebut, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular /P2PTM Kementerian Kesehatan RI), Aryanthi Baramuli Putri, SH., MH (Ketua Umum Cancer Information and Support Center/CISC), dan Amelia Anggraini (Ketua DPP bidang Perempuan dan Anak Partai NasDem, Anggota DPR RI periode 2024-2029) sebagai narasumber.

Selain itu hadir pula dr. Inez Nimpuno, MPS MA. (Staf Kemenkes Australian Capital Territory) sebagai penanggap.

Catatan pada Rencana Kanker Nasional 2024-2034 mengungkapkan pada 2020, BPJS Kesehatan mengeluarkan biaya 3,1 triliun rupiah untuk pengobatan kanker dan pada 2023, biaya yang dikeluarkan meningkat menjadi 5,9 triliun rupiah karena peningkatan kasus.

Menurut Lestari, perlu edukasi terhadap pemerintah daerah agar mampu memahami dampak peningkatan kasus kanker di wilayahnya sehingga upaya untuk menghadirkan proses pencegahan dan pengobatan dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, akademisi, komunitas, dan media, juga bisa diterapkan dalam membangun mekanisme pencegahan melalui deteksi dini.

Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu mengajak agar masyarakat ikut mengambil peran pada gerakan preventif dengan memasyarakatkan metode periksa payudara sendiri (SADARI) untuk deteksi dini kanker payudara.

Berdasarkan pengalaman Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya memasyarakatkan metode SADARI itu dapat dilakukan dengan melibatkan komunitas masyarakat di tingkat paling bawah pada kelompok arisan dan pengajian di desa.

Pada kesempatan itu Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, pemerintah saat ini sudah membuat rencana nasional penanggulangan kanker dengan tujuan agar upaya mengatasi peningkatan kasus kanker bisa dilakukan bersama-sama.

Diakui Siti, pada rentang 1990-2020 penyakit tidak menular, termasuk kanker, di Indonesia mengalami peningkatan.

Saat ini, jelas dia, pemerintah berupaya meningkatkan deteksi dini untuk menekan angka kasus kanker di Tanah Air. "Karena semakin awal penyakit kanker terdeteksi, semakin mudah ketersediaan obatnya, semakin besar pula peluang sembuhnya," ujar Siti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.