Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-12 di Dunia, Tak Sehat untuk yang Sensitif
Jumat, 25 Okt 2024, 07:55 WIBJAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta pada Jumat (25/10) pagi berada dalam kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif, meski sebagian besar wilayah diguyur hujan pada Kamis (24/10) malam hingga Jumat dini hari.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, pada pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 115, dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 di angka konsentrasi polutan 41 mikrogram per meter kubik.
Konsentrasi tersebut setara 8.2 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Indeks tersebut membuat Jakarta menduduki kota dengan kualitas udara peringkat ke-12 terburuk di dunia.
Masyarakat, khususnya untuk kelompok sensitif pun direkomendasikan untuk selalu mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.
Adapun sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Cengkareng, Kebon Jeruk, Kemayoran, Pondok Indah dan Gatot Subroto.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tak Kunjung Membaik, Kualitas Udara Jakarta Kembali Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.