Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paduan Suara UI Raih 'Gold Award'

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paduan Suara UI Raih 'Gold Award' Doc: ANTARA/HO-Humas UI
Ket. Paduan Suara Mahasiswa Paragita Universitas Indonesia (UI).

DEPOK - Tampil dalam ajang kompetisi internasional, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Paragita Universitas Indonesia (UI) meraih penghargaan International Choral Competition 2024 di Taipei. Paragita meraih Gold Award untuk kategori Mixed Choir dengan poin 92,28 dan Gold Award untuk kategori Ethnic/Traditional Music dengan poin 89,89.

Selain itu, mereka juga memperoleh penghargaan Formoza Prize untuk penampilan terbaik karya komposer Taiwan oleh paduan suara non-Taiwan. Paragita juga menjadi Finalis Grand Prix. "Syukur dan bangga atas pencapaian ini," tandas salah seorang anggota PSM Paragita UI, Rama Kalyana Pryamitra,di Depok, Rabu (23/10).

Menurut mahasiswa Program Pendidikan Vokasi UI ini, ikut lomba menjadi pengalaman dan pengetahuan baru yang menyenangkan. Selain itu, prestasi yang berhasil diraih membawa UI dan Indonesia menjadi lebih dikenal luas. "Ini buah dari proses latihan kami yang sangat panjang," ujarnya.

Dalam kompetisi ini, PSM Paragita UI membawakan sejumlah lagu dari berbagai zaman dan latar belakang. Ada Jubilate Deo karya Ko Matsushita. Kemudian, Tsyu ti e Tsi (lagu berbahasa Taiwan), dan The Splendour Falls on Castle Walls karya Frederick Delius. Ada pula Paris Berantai ciptaan H Anang Ardiansyah yang diaransemen oleh Ken Steven.

Lagu-lagu tersebut dipilih dengan mempertimbangkan variasi tempo, ekspresi, serta keunikan setiap komposisi. Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswanya yang telah berpartisipasi dalam ajang internasional ini.

Padang juga berharap agar keikutsertaan mereka tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia di kancah global.

"Melalui kompetisi yang diikuti berbagai negara, saya berharap agar mahasiswa UI dapat memanfaatkan momentum ini sebagai duta budaya Indonesia dan berjejaring dengan perwakilan negara lainnya," tuturnya.

Menurut Padang, dukungan terhadap pengembangan bakat seni di kalangan mahasiswa UI terus diberikan lewat berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Traya Choir. Ini adalah paduan suara mahasiswa Vokasi UI. Mereka pernah berkolaborasi dengan musikus Sal Priadi membawakan dua lagu dalam kanal YouTube resmi USS Feed.

Prestasi ini dicapai setelah bersaing dengan 30 paduan suara dari berbagai negara sejak 30 Agustus hingga 2 September 2024, di beberapa venue prestisius di Taipei. Mereka tampil di Soochow University Song-Yi Hall, Soochow University Chuan-Hsien Hall, dan National Concert Hall. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.