Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erdogan: Turki Bertekad untuk Memperkuat Upaya Pemberantasan Terorisme

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 22:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erdogan: Turki Bertekad untuk Memperkuat Upaya Pemberantasan Terorisme Doc: Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr
Ket. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Ankara - Presiden Turki pada Kamis mengatakan bahwa serangan teroris di Ankara hanya memperdalam tekad dan komitmen teguh Turki untuk memberantas terorisme.

"Serangan keji ini semakin memperkuat tekad Turki untuk memberantas terorisme," kata Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya di pertemuan puncak (KTT) BRICS di Rusia.

Erdogan berterima kasih kepada semua "rekan-rekannya" atas belasungkawa dan solidaritas mereka setelah serangan teroris pada Rabu (23/10) di Ankara.

Sedikitnya lima orang tewas dan 22 lainnya luka-luka dalam serangan teroris di markas Industri Dirgantara Turki (TAI) di ibu kota Ankara.

Sembari menyinggung serangan Israel terhadap Gaza, Erdogan mengatakan: "Selama pertumpahan darah di Timur Tengah tidak dihentikan, tidak akan ada pembicaraan tentang keadilan, perdamaian atau pembangunan di masa depan."

"Kami telah meluncurkan inisiatif di PBB untuk menghentikan penjualan senjata ke Israel," kata Erdogan, seraya menambahkan: "Saya percaya pada dukungan yang Anda, dan negara-negara anggota BRICS berikan dalam masalah ini."

"Tatanan keadilan dan pembangunan global hanya dapat dicapai dengan menciptakan perdamaian dan keamanan di luar batas negara kita," kata Erdogan.

Tentara Israel melanjutkan serangan brutal di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas yang dilakukan kelompok Hamas Palestina pada Oktober tahun lalu, meski resolusi Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata segera.

Hampir 42.800 orang, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas dan lebih dari 100.400 lainnya luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan Israel ke Gaza telah menyebabkan hampir seluruh penduduk daerah kantong itu mengungsi di tengah blokade yang berlangsung yang menyebabkan kelangkaan parah bahan makanan, air bersih dan obat-obatan.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya yang brutal di Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.