Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja Tirta Kahuripan Mendapat Apresiasi BPKP

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 03:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kinerja Tirta Kahuripan Mendapat Apresiasi BPKP Doc: ANTARA/HO-Titra Kahuripan
Ket. Direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menerima penilaian dari Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat di Bandung.

BOGOR - Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat menetapkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum, Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor sebagai salah satu BUMD dengan kategori baik.

"Penilaian ini merupakan hasil evaluasi kinerja perumda tahun buku 2023," tutur Direktur Umum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, Selasa (22/10). Menurutnya, evaluasi kinerja tersebut diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kemendagri. Statusnya, sehat dan berkategori baik.

Abdul Somad mengaku terus melakukan evaluasi atas saran perbaikan dari BPKP Jabar. Ini terutama di bidang perluasan cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang belum terlayani. "Evaluasi BPKP ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja perusahaan," jelasnya.

Menurutnya, perluasan layanan air bersih Kabupaten Bogor menjadi tantangan tersendiri Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Sebab jumlah penduduknya mencapai 5,8 juta jiwa yang tersebar di 40 kecamatan. Ini membutuhkan biaya ataupun investasi yang cukup besar.

Abdul menjelaskan, untuk meningkatkan pelayanan prima, Tirta Kahuripan memanfaatkan berbagai strategi skema pembiayaan. Dana bisa menggunakan uang internal perusahaan atau skema alternatif seperti dalam bentuk business to business dengan badan usaha swasta.

Agen Perubahan

Sementara itu, kemarin, Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, memperingati hari santri. Dia mengajak para santri Bogor menjadi agen perubahan yang bisa mempererat masyarakat. Ini termasuk agar perhelatan Pilkada 2024 bisa berjalan damai, lancar, dan kondusif.

"Jadi, saya harapkan para santri berdiri paling depan sebagai agen perubahan sekaligus agen perekat warga Kota Bogor, khususnya dalam Pilkada 2024," tutur Hery. Selain pilkada, Hery mengatakan, Pemkot Bogor berharap pondok pesantren bisa berkolaborasi dalam program pemerintah.

Salah satunya mengatasi kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Tiga program tersebut menjadi pekerjaan rumah Pemkot Bogor dari pemerintah pusat. "Kita akan mencoba kolaborasi dan mudah-mudahan pesantren dan para santri bisa terlibat secara aktif mengatasi tiga masalah tersebu. Itu harapan kita," ucapnya.

Terkait pilkada tadi, Hery mengimbau para santri yang telah memiliki hak pilih, untuk menyalurkan suaranya saat pencoblosan 27 November. Jangan menjadi golput. Pilkada ini penting bagi masa depan Kota Bogor. "Para santri jangan golput, ikutlah berpartisipasi dalam pilkada. Karena dengan berpartisipasi mencoblos berarti ikut serta membangun Kota Bogor," tambah Hery. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.