- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Menolak Menanggapi Kema...
AS Menolak Menanggapi Kematian Pemimpin FETO Fetullah Gulen
Selasa, 22 Okt 2024, 10:25 WIBWASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin (21/10) menolak memberi tanggapan terkait wafatnya Fetullah Gulen, pemimpin Organisasi Teroris Fetullah (FETO).
"Saya tidak akan mengomentari masalah yang melibatkan individu pribadi yang tinggal di AS. Jadi saya telah melihat laporan tersebut tetapi tidak dapat memberikan informasi apa pun," kata wakil juru bicara Vedant Patel saat menanggapi pertanyaan dari wartawan Anadolu.
Sebelumnya, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby memberi tanggapan dengan mengatakan "tidak ada apapun saat ini" ketika ditanya mengenai kematian Gulen.
Gulen, 83, meninggal dunia di Rumah Sakit St. Luke di negara bagian Pennsylvania, AS.
Anadolu mendapatkan gambar kamar 251 dimana Gulen di rawat sebelum meninggal dunia.
Rekaman itu menunjukkan bahwa kamar itu baru saja dikosongkan dan dibersihkan. Staf rumah sakit mengatakan bahwa hingga baru-baru ini, beberapa pengunjung datang untuk memeriksa perawatannya.
Jenazahnya dilaporkan dibawa ke kamar jenazah rumah sakit, yang tidak dapat diakses publik.Intelijen Turki telah memastikan kematian Gulen, sebut Menteri Luar Negeri Hakan Fidan pada Senin.
Gulen tinggal di Pennsylvaniadan para pemimpin Turki telah lama meminta ekstradisi, tetapi pejabat pengadilan AS menolak permintaan ini.
Ia mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016 di Turki yang menewaskan 252 orang dan melukai 2.734 orang.
Pemerintah Turki juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi di lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menhan Meminta Prajurit TNI Jangan Sekali-kali Menyakiti Hati Rakyat
-
Banjir Terjang 13 Desa di Lima Kecamatan di Bima, Ratusan Rumah Terendam
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Bisa Bersaing di Pasar AS, Kemendag Yakinkan Eksportir Mamin
-
Satu Tahun Berlalu Pengungsi Erupsi Lewotobi Belum Pindah dari Tenda
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.340.000 per Gram
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.