Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Abdul Mu'ti Ingin Banyak Mendengar untuk Bisa Perbaiki Pendidikan

📅 Senin, 21 Okt 2024, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Abdul Mu'ti Ingin Banyak Mendengar untuk Bisa Perbaiki Pendidikan Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Arsip - Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (20/10/2024), untuk memenuhi panggilan Presiden Prabowo.

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti ingin lebih banyak mendengar aspirasi publik seputar peningkatan kualitas pendidikan di awal masa jabatannya sebagai menteri di Kabinet Merah Putih.

"Saya masih akan banyak mendengar dalam waktu-waktu satu bulan ini, sebelum mengambil keputusan yang strategis," katanya usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Cendikiawan Islam Indonesia dari organisasi Muhammadiyah itu mengaku ingin banyak menyerap aspirasi dari berbagai kelompok serta melihat lebih dekat persoalan pendidikan untuk dikaji.

Dikatakan Abdul Mu'ti, ada banyak penelitian tentang pendidikan yang bisa akan ia perkuat dengan masukan-masukan dari masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan.

"Bahkan, juga masukan dari masyarakat yang tidak memiliki struktur sekalipun, masyarakat sebagai penerima jasa layanan pendidikan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu'ti menyampaikan pesan Presiden Prabowo yang disampaikan secara khusus kepada dirinya.

"Tadi dalam sesi setelah pelantikan Presiden Prabowo secara khusus menyampaikan kepada saya untuk pertama meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah," katanya.

Dan yang kedua, kata Abdul Mu'ti, adalah upaya saling bersinergi antara satu kementerian dengan kementerian dan lembaga yang lainnya.

"Ini saya kira sebuah kepercayaan, sebuah amanah yang sangat besar karena kualitas bangsa kita di masa depan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.