Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budi Gunadi Sadikin Kembali Dipercaya Jadi Menkes Usai Tangani Pandemi

📅 Senin, 21 Okt 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi Gunadi Sadikin Kembali Dipercaya Jadi Menkes Usai Tangani Pandemi Doc: ANTARA/HO Kementerian Kesehatan RI (Youtube)
Ket. Tangkapan layar - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Launching Proses Bisnis HTA Satu Pintu Satu Standar di Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Jakarta - Budi Gunadi Sadikin kembali ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan dalam Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2024-2029, Minggu.

Sebelum penunjukan ini, Budi Gunadi Sadikin (BGS) menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Maju pada masa Presiden ke-7 RI Joko Widodo, 2020-2024. Pada periode ini, BGS menjalankan sejumlah inisiasi, seperti penanganan pandemi COVID-19 dan transformasi kesehatan.

Penanganan pandemi di bawah kepemimpinan BGS, yang meliputi penanganan hingga pemulihan, menuai pujian dari institusi global, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO menilai bahwa Indonesia sukses memberi contoh dalam hal kesiapan serta pendekatan One Health di forum-forum internasional seperti G20 dan ASEAN.

Adapun saat G20, Pandemic Fund menjadi ide dari Indonesia untuk dunia dalam hal kesiapan menghadapi pandemi.

Dengan transformasi kesehatan, BGS mengubah paradigma kesehatan nasional, yang semula berorientasi kuratif menjadi promotif dan preventif. Dalam transformasi kesehatan, terdapat enam hal yang menjadi fokus, yakni layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, dan teknologi kesehatan.

Berbagai upaya diluncurkan oleh Budi untuk mencapai peningkatan derajat kesehatan tersebut. Terbaru, ada peluncuran Proses Bisnis HTA Satu Pintu Satu Standar yang bertujuan menyeimbangkan harga serta memperluas akses ke layanan kesehatan dan obat, dengan cara mendorong kolaborasi dengan akademisi, pemangku kepentingan dalam hal inovasi dan kajian teknologi kesehatan.

Ada juga penyesuaian dan pembaharuan pedoman kerja puskesmas untuk meningkatkan layanan primer. Revitalisasi pedoman kerja itu bertujuan menyesuaikan pelayanan kesehatan dengan perubahan demografi Indonesia yang semakin menua.

Selain itu, ada juga penyediaan skrining 14 penyakit serta pengadaan X-ray portabel untuk skrining TBC pada anak-anak.

Orientasi promotif dan preventif ini dilanjutkan pada pemerintahan Prabowo, dalam berbagai inisiatifnya seperti pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50 persen dalam lima tahun, dan membangun RS yang lengkap dan berkualitas di kabupaten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.