Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kerja Keras, Pemkot Jakut Terus Berupaya Tekan Penyebaran Tuberkulosis

📅 Minggu, 20 Okt 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kerja Keras, Pemkot Jakut Terus Berupaya Tekan Penyebaran Tuberkulosis Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Arsip foto - Pemkot Jakarta Utara melakukan pembahasan Kampung Bebas TBC bersama organisasi kesehatan dan organisasi masyarakat setempat pada Rabu (24/4/2024).

Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) melalu Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Utara terus berupaya menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.

"Dalam menekanpenyebaran kami melakukan sejumlah upaya, mulai dari percepatan penemuan kasus deteksi dini melalui mobile x-ray serta skriningdi Posyandu, perusahaan atau tempat-tempat umum," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Lysbeth Regina Pandjaitan di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan hingga saat ini tercatat jumlah kasus TBC yang ditemukan di Jakarta Utara 8.146 kasus dan 6.845 pasien tengah menjalankan pengobatan.

"Kami terus mengajak masyarakat terlibat aktif dalam menekan penyakit ini," kata dia.

Selain itu upaya yang dilakukan Sudinkes adalah mempercepat diagnosis dan pengobatan Tuberkulosis dengan mengupayakan "one day service" dan penguatan jejaring rumah sakit, Puskesmas, klinik serta memastikan logistik.

Kemudian melakukan investigasi kontak dengan cara melakukan pemeriksaan pada kontak serumah dan membentuk kelompok dukungan sebaya untuk meningkatkan kepatuhan berobat.

Pemerintah kota (pemkot) juga melakukan upaya penyehatan lingkungan dan memberikan bantuan makanan tambahan untuk pasien TBC serta memberikan terapi pencegahan untuk kontak serumah.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk mencegah diskriminasi pada pasien TB dan mengupayakan bantuan rehabilitasi sosial bagi pasien serta keluarga pasien yang membutuhkan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.