Kemensos Berdedikasi Nyata Entaskan Kemiskinan
Sabtu, 19 Okt 2024, 01:07 WIBJakarta - Menteri Sosial (Mensos)Saifullah Yusuf menyatakan Kementerian Sosial (Kemensos) selama 10 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berdedikasi secara nyata untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tanah air.
"Saya Menteri Sosial yang dilantik 11 September lalu. Memberikan selamat yang sebesar-besarnya kepada jajaran Kemensos yang sudah bekerja dengan keras dari tahun ke tahun atas capaian di era Presiden Jokowi hingga membuahkan banyak prestasi," kata Saifullah Yusuf saat memimpin apel nasional Tagana untuk kesiapsiagaan bencana, di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jumat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama 10 tahun angka kemiskinan terus menurun dari 11,46 persen (2014), 9,22 persen (2019), hingga menjadi 9,08 persen atau turun 2,2 persen (2024). Sedangkan untuk kemiskinan ekstrem juga terus menurun dari 7,9 persen (2014), 3,7 persen (2019), menjadi 0,83 persen (2024).
Ia menilai dedikasi dari segenap insan Kemensosyang tak pernah lelah melewati banyak tantangan medan geografis Indonesia demi menjangkau seluruh masyarakat hingga pelosok negeri turut berkontribusi atas pencapaian mengentaskan kemiskinan tersebut
Berbagai program strategis pemerintah yang dimandatkan kepada Kemensos pun dijalankan dengan baik. Mulai dari penyaluran bantuan sembako yang dua dekade ini menjangkau 18,8 juta keluarga, dengan total realisasi anggaran senilai Rp44,7 triliun.
Sebanyak 10 juta keluarga setiap tahun merasakan manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan realisasi anggaran yang digelontorkan senilai Rp28 triliun.
Tagana yang tidak pernah absen membantu korban bencana selama 10 tahun terakhir yang berjumlah sekitar 4,8 juta orang dari 36.427 kejadian bencana alam di Indonesia. Hingga ada sebanyak 92.738 unit rumah rusak atau tidak layak huni berhasil direhabilitasi dalam Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST).
Dalam aspek pemberdayaan masyarakat, Kemensosjuga telah membantu lebih dari 1 juta pelaku usaha kecil dan menengah dengan total realisasi anggaran senilai lebih dari Rp2,26 triliun. Atas dukungan pemerintah itu, jutaan pelaku usaha berhasil dijauhkan dari ketergantungan dana pinjaman yang banyak menjerat masyarakat kecil khususnya selama masa pandemi COVID-19 yang lalu.
"Untuk itu, kami ucapkan terima kasih karena telah sukarela melaksanakan program dalam aspek pemberdayaan masyarakat, penurunan kemiskinan hingga bencana alam. Semangat kebersamaan ini harus berlanjut untuk pemerintahan periode yang akan datang dengan target yang tentu pula meningkat," kata Saifullah Yusuf.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hotel Indigo Yogyakarta Siap Hadir pada 2029, Angkat Karakter Budaya Lokal
-
Taufik Hidayat Beri Apresiasi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Selangkah Lagi Raih Emas Asian Games
-
DPRD Bali Dorong Pembiayaan Murah bagi Calon Pekerja Migran
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
-
Jadwal Internasional Bikin Pemain Kelelahan, Pelatih Timnas Belanda Xavi Hernandez Akhirnya Buka Suara
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
-
John Herdman Bongkar Rivalitas Indonesia dengan Malaysia: Ada Cerita yang Tak Banyak Diketahui
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.