Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemprov Sulbar Tangani KLB Demam Berdarah di Polman

24 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemprov Sulbar Tangani KLB Demam Berdarah di Polman Gerak Cepat, Pemprov Sulbar Tangani KLB Demam Berdarah di Polman Doc: ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Ket. Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin menyampaikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar telah diminta untuk melakukan intervensi penanganan KLB DBD di Kecamatan Tutar Kabupaten Polman, Jumat (18/10/2024).

Polman - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menangani kejadian luar biasa (KLB) penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar) Kabupaten Polewali Mandar.

Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Jumat mengatakan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar telah diminta untuk melakukan intervensi penanganan KLB DBD di Kecamatan Tutar Kabupaten Polman.

Ia mengatakan, Dinkes Sulbar, Dinsos Sulbar dan BNPB Provinsi Sulbar telah diminta melakukan sejumlah penanganan KLB DBD tersebur diantaranya membantu penanganan medis korban penyakit DBD dan memberikan bantuan kepada pangan dan logistik kepada keluarganya serta melakukan fogging.

"Pemprov Sulbar juga akan bersama Forkopimda Sulbar untuk turun kelapangan menangani KLB DBD tersebut, dan akan berupaya agar kasus DBD di Kecamatan Tutar tidak bertambah," katanya.

Menurut dia, sebanyak 95 kasus DBD telah terjadi di Kecamatan Tutar, dan jumlah tersebut naik dua kali lipat dalam dua pekan terakhir.

"Dinkes Sulbar telah melakukan penyelidikan epidemiologi, dan ditemukan penyebab masyarakat rentang mengalami penyakit DBD dan mengalami KLB karena imunitas masyarakat belum terbentuk menghadapi DBD seperti yang terjadi di Desa Ambopadang Kecamatan Tutar," katanya.

Ia mengatakan, Dinkes Sulbar telah melakukan penyuluhan mengenai bahaya dan cara mencegah DBD kepada masyarakat.

Kemudian melakukan intervensi jangka pendek, dengan memaksimalkan pelayanan perawatan melalui puskesmas pembantu (Pustu), maupun puskemas bagi masyakakat yang terkena DBD sebelum dirujuk di RSUD Kabupaten Polman.

"Selain itu telah menyerahkan alat fogging dan bibit Abate kepada Pemkab Polman, dan akan bekerjasama untuk membasmi nyamuk aedes aegepty sebagai penyebab DBD," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.