Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Produk Bambu Diperluas

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Produk Bambu Diperluas Doc: HO/Pemkab Tangerang
Ket. Pejabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono.

JAKARTA - Usaha-usaha produk bambu terus dikembangkan pasarnya agar lebih banyak dikenal masyarakat. "Perluasan pemasaran ini antara lain melalui pagelaran Festival Bambu Tangerang Expo 2024," tutur pejabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, Kamis (17/10).

Menurutnya, entitas bambu Kabupaten Tangerang harus terus didorong dan dikembangkan. Dengan begitu, kerajinan bambu akan dikenal lebih luas baik nasional maupun internasional.

Andy mengungkapkan, entitas bambu Kabupaten Tangerang harus terus didorong dan dikembangkan lebih luas lagi. Hal ini perlu dilakukan agar berbagai kerajinan bambu bisa lebih dikenal lagi.

Menurutnya, kerajinan bambu sejak dulu sudah banyak dimanfaatkan masyarakat. Bambu merupakan salah satu sumber bahan untuk membuat peralatan rumah tangga. Ini juga bisa untuk membuat produk kreatif lainnya seperti cenderamata. Bahkan sudah menjadi bagian dari lambang Kabupaten Tangerang.

"Topi bambu Tangerang ada sejak 1887, bahkan sudah sampai Prancis dan Tiongkok," tandasnya. Ini menjadi kebanggaan bersama sebagai masyarakat Kabupaten Tangerang. Memakai topi bambu bagian dari kebanggaan bersama.

Adanya jejaring Kota/Kabupaten Kreatif yang digagas Unesco Creatives Cities Network (UCCN) mendorong Pemkab Tangerang mendaftarkan kriya bambu asli Kabupaten Tangerang masuk seleksi dunia UCCN. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama-sama seluruh pihak akan terus berupaya mewujudkan kriya bambu sebagai salah satu produk unggulan.

"Jangan pernah patah arang. Banyak jalan menuju Roma. Kita harus terus untuk membuat masyarakat Tangerang bangga akan bambu," tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi, mengungkapkan, Festival Bambu Tangerang Expo ini merupakan rangkaian komitmen bersama mengembangkan produk bambu menuju pentas dunia. "Semoga bambu Tangerang bisa terus berkembang seperti beberapa dekade lalu dikenal akan topi bambunya," tukas Erwin. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.