Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan Kalau Ini Benar, Striker Korsel Didakwa Empat Tahun Penjara Karena Video Seks

25 Jumat, 18 Okt 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan Kalau Ini Benar, Striker Korsel Didakwa Empat Tahun Penjara Karena Video Seks Memalukan Kalau Ini Benar, Striker Korsel Didakwa Empat Tahun Penjara Karena Video Seks Doc: ANTARA/AFP/Jung Yeon-je
Ket. Hwang Ui-jo dari Korea Selatan (#16) merayakan gol keempat timnya melawan Tunisia dalam pertandingan sepak bola persahabatan mereka di Seoul pada 13 Oktober 2023.

Jakarta - Pesepakbola Korea Selatan Hwang Ui-jo terancam dijatuhi hukuman empat tahun penjara setelah di depan hakim mengaku bersalah telah merekam hubungan seksual secara ilegal.

Loporan AFP pada Kamis menyebutkan mantan striker Nottingham Forest itu meminta hakim meringankan hukumannya setelah didakwa tanpa persetujuan merekam dirinya berhubungan seks dengan wanita.

Jaksa menuntut Pengadilan Distrik Pusat Seoul agar menjatuhkan hukuman empat tahun penjara bagi pria berusia 32 tahun tersebut pekan ini.

Pemain klub Turki Alanyaspor itu awalnya mengaku tidak bersalah sebelum mengakui pelanggarannya di pengadilan.

"Meskipun kini mengakui kesalahannya, dia membantah dakwaan yang diajukan di persidangan," kata jaksa, seraya mempertanyakan ketulisan pengakuan Hwang.

Hwang berkata kepada hakim bahwa dia menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para korban yang menderita karena kesalahannya.

Dia juga tulus memohon keringanan hukuman semaksimal mungkin. Ia mengatakan, kejadian itu akan dia jadikan pembelajaran untuk menjalani hidup dengan tekun sebagai seorang atlet.

Dikenal sebagai "molka" dalam bahasa Korea, video kamera pengintai biasanya dibuat oleh laki-laki yang secara diam-diam merekam perempuan di toilet dan di tempat lain, meskipun istilah ini juga dapat diterapkan pada rekaman rahasia hubungan seks suka sama suka.

Skandal ini terungkap ketika saudara iparnya memposting video vulgar Hwang dalam upaya memerasnya pada Juni 2023. Dia kini menjalani hukuman tiga tahun penjara karena pemerasan.

Salah satu kuasa hukum korban, Lee Eun-eui, menyambut baik tuntutan jaksa yang menuntut hukuman empat tahun penjara.

"Setidaknya melegakan bahwa jaksa menuntut hukuman empat tahun penjara," katanya kepada wartawan seraya menyebutkan kliennya "sangat terpukul".

Hwang diskors dari tim nasional Korea Selatan sejak November tahun lalu ketika tuduhan tersebut dilontarkan.

Dari 62 penampilannya berada Taeguk Warriors, dia telah mencetak 19 gol. Hwang akan dijatuhi hukuman pada 18 Desember.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.