Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Sukses ala Pemilik PT SSMI Togar Manurung

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tips Sukses ala Pemilik PT SSMI Togar Manurung Doc: Istimewa
Ket. Acara ini mempertemukan berbagai komunitas bisnis dan profesional dalam suasana hangat dan produktif.

TANGERANG - PT Sumber Sejahtera Mandiri Indonesia (SSMI), produsen bumbu tabur berkualitas dengan merek Togari, menggelar kunjungan bisnis penuh inspirasi dan kolaborasi pada Selasa (15/10). Acara ini mempertemukan berbagai komunitas bisnis dan profesional dalam suasana hangat dan produktif.

Pemilik PT SSMI, Togar Manurung, berbagi perjalanan inspiratifnya selama acara tersebut. Lahir sebagai anak seorang polisi di Medan, pria yang disapa Bang Togar ini merantau ke Jakarta pada 1985 dengan harapan meraih kesuksesan. Sebelumnya, ia bekerja di perusahaan Jepang selama 6 tahun, namun memutuskan beralih ke bisnis karena faktor ekonomi dan hasrat untuk menghadapi tantangan baru.

Bang Togar menekankan bahwa kejujuran dan integritas adalah fondasi utama dalam berbisnis. Ia juga menegaskan pentingnya silaturahmi dengan pelanggan melalui kunjungan rutin dan makan bersama sebagai wujud penghargaan, menjadikan customer tidak hanya sebagai rekan bisnis, tapi juga bagian dari keluarga.

Dipandu oleh Jan Sen Cua, acara kunjungan ini mendapat dukungan dari Ketua Umum @BillionaireMindset.id, Yossa Setiadi, serta komunitas-komunitas bisnis dan akademisi seperti Juanda Rovelim, Ketua I Community, Chef Desi, Ketua KOMAKU, Chinkin, Ketua TanyaMentor, SECI Institute di bawah arahan Dr. Pinpin Bakhtiar, Moerdani, pemilik Kuno Bakery, dan murid-murid Entrepreneur Binus Alam Sutera.

"Asli keren banget acaranya! Terima kasih Pak Togar," ujar Panca, salah satu peserta dengan penuh antusias.

Kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam berbagi pengalaman dan membangun jejaring yang lebih kuat antara komunitas bisnis dan pendidikan.

"Mari kita wujudkan Indonesia Emas dengan pertukaran informasi sesama pengusaha lokal agar kita tumbuh dan makin kuat satu sama lain," kata Yossa Setiadi dalam sambutannya.

Menurutnya, acara ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dan silaturahmi dapat memperkuat ekosistem bisnis, menciptakan peluang, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Bumbu tabur Togari telah menjadi pilihan dalam industri makanan ringan di Indonesia. Produk ini dikenal mampu menambah kelezatan berbagai hidangan seperti singkong, makaroni, kentang goreng, mi lidi, hingga aneka snack lainnya. Kelezatan yang ditawarkan menjadikan produk ini primadona di kalangan pecinta kuliner lokal.

Produk dari PT SSMI ini tersedia secara online dan di berbagai marketplace. Dengan bumbu tabur ini, dapat meningkatkan cita rasa makanan favorit dengan cara yang mudah dan praktis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.