Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Masuk Pancaroba Musim Kemarau Menuju Penghujan

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 19:20 WIB | Oleh:
NTB Masuk Pancaroba Musim Kemarau Menuju Penghujan Doc: ANTARA/Asep Fathulrahman
Ket. Ilustrasi: Petugas Stasiun Meteorologi Maritim Serang menunjukkan peta potensi pembentukkan siklon di Samudera Pasifik dan bisa memicu hujan deras serta gelombang tinggi di Indonesia .

MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan saat ini Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang berada dalam masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

"Hal itu mengakibatkan cuaca terasa lebih terik daripada biasanya pada siang hari," kata Prakirawan BMKG NTB Bastian Andriano di Mataram, Rabu.

Bastian mengungkapkan tutupan awan yang sedikit ditambah pergerakan semu matahari saat ini yang berada tepat di sekitar NTB menyebabkan matahari terasa lebih panas.

Menurut perhitungan BMKG, pada 16 Oktober 2024 pukul 16.30 WITA suhu udara Kota Mataram mencapai 31 derajat Celcius dengan cuaca cerah berawan.

"Berdasarkan pantauan kami, suhu udara masih berada pada kategori normal, tidak ada yang bernilai ekstrem," kata Bastian.

Berdasarkan prediksi awal musim hujan 2024/2025 yang dilakukan BMKG, kata dia, wilayah yang pertama kali memasuki musim hujan di NTB adalah Kota Mataram dan sebagian Kabupaten Lombok Barat pada akhir Oktober 2024.

Kemudian berturut-turut ke wilayah lain, kata dia, mulai dari barat ke timur NTB hingga diprediksi semua wilayah memasuki musim hujan pada akhir November 2024.

BMKG mengimbau agar masyarakat senantiasa memperbaharui informasi cuaca dan iklim untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian ekstrem yang dapat merugikan aktivitas masyarakat.

"Waspada periode peralihan terhadap potensi cuaca panas pada siang hari dan hujan lebat serta angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore atau malam hari," ucap Bastian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.