Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Trenggalek Optimalkan Deteksi HIV/AIDS Antisipasi Penularan

📅 Senin, 14 Okt 2024, 22:19 WIB | Oleh:
Dinkes Trenggalek Optimalkan Deteksi HIV/AIDS Antisipasi Penularan Doc: antara

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur terus mengoptimalkan upaya deteksi dini penularan HIV/AIDS untuk menekan angka kasus penyakit menular mematikan itu di masyarakat.

"Deteksi dini melalui skrining menjadi langkah penting untuk mengendalikan penyebaran," kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Sunarto di Trenggalek, Senin.

Untuk itu, pemeriksaan intens mereka lakukan, terutama menyasar ibu hamil, narapidana di lembaga pemasyarakatan hingga wanita penjaja seks.

Pemeriksaan secara acak dengan sasaran kelompok risiko tinggi ini menjadi tahapan penting agar pengobatan dini bisa dilakukan kepada penderita.

Termasuk memasifkan edukasi dan penyuluhan ke lingkungan sekolah tingkat menengah pertama dan atas sederajat.

Kampanye pencegahan HIV itu juga digaungkan dengan adanya duta ataupun pelayanan terhadap remaja baik lewat Pusat Informasi dan Konseling Remaja(Kader)PIK R hingga duta Genre dan peran masyarakat luas.

"Melalui edukasi yang intensif dan melibatkan berbagai pihak, kami berharap dapat menekan angka kasus HIV di Trenggalek dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan," katanya.

Jumlah laporan kasus HIV di Kabupaten Trenggalek pada semester pertama tahun 2024 mencapai 34 orang.

Jumlah itu menurun jika dibandingkan dengan laporan semester pertama pada tahun 2023.

Pada kurun 2023, ada sebanyak 104 orang dengan HIV.

Sementara, tahun 2022 sebanyak 83 orang dilaporkan terkena HIV.

"Jumlah itu lebih besar jika dibandingkan tahun 2021 sebanyak 18 laporan," imbuhnya.

Ada banyak faktor penyebab penularan, mulai dari penggunaan jarum suntik bergantian terhadap orang yang terinfeksi hingga hubungan seksual.

Namun kata Sunarto, penyebab utama penularan HIV di Trenggalek adalah hubungan seksual dengan pasangan yang sudah terinfeksi penyakit mematikan itu.

"Untuk penyebab utama tertular dari pasangan atau hubungan seksual," imbuhnya.

Faktanya, lanjut Sunarto, penularan HIV, tidak terbatas pada orang dewasa. Namun juga dapat terjadi pada bagi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HIV.

Oleh karena itu, semua ibu hamil wajib menjalani pemeriksaan HIV.

Jika ada temuan, mereka akan mendapatkan perawatan khusus. Termasuk dalam proses persalinan hingga pemberian asi juga diatur secara khusus untuk meminimalisir risiko penularan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.