Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wanita Perlu Tahu, Gejala Kanker Payudara Seringkali Tidak Terasa

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wanita Perlu Tahu, Gejala Kanker Payudara Seringkali Tidak Terasa Doc: antara/pexels
Ket. Ilustrasi - Pita pink simbol kanker payudara.

JAKARTA - Kepala divisi bedah payudara di Fox Chase Cancer Center, Richard J. Bleicher , MD, mengatakan kanker payudara bisa tidak menimbulkan gejala dan setiap orang merasakan yang berbeda-beda.

"Hal yang paling umum terjadi adalah wanita tidak merasakan apa pun," kata Dr. Bleicher dikutip dari laman Popsugar, Sabtu (12/10).

Menurut Dr. Bleicher, gejalanya sering kali sebagai pembengkakan pada payudara, tulang selangka, atau ketiak, menampilkan seperti kulit jeruk, retraksi puting, kemerahan atau penebalan kulit payudara dan keluarnya cairan dari puting.

Amarican Cancer Society (ACS) mengungkapkan hampir 311.000 kanker payudara baru didiagnosis di AS setiap tahun pada wanita, sementara hampir 3.000 kasus didiagnosis pada pria.

Saat ini, United States Preventive Services Task Force (USPSTF) merekomendasikan agar wanita memulai pemeriksaan kanker payudara setiap dua tahun, dimulai pada usia 40 tahun.

ACS mengelompokkan dua jenis utama kanker payudara noninvasif atau yang belum menyebar dan yang sudah menyebar atau invasif.

Kanker payudara terjadi ketika sel-sel tumbuh tak terkendali diiringi dengan faktor risiko, yang paling umum terjadi dan tak dapat diubah adalah genetika, usia, riwayat reproduksi dan memiliki payudara padat.

Sementara yang dapat diubah menurut dr. Wael Harb , MD, seorang onkolog medis di MemorialCare Cancer Institute Amerika adalah tidak aktif secara fisik, berat badan, memiliki kehamilan pertama setelah 30 tahun, tidak menyusui, minum alkohol dan merokok.

Menerima diagnosis kanker payudara bisa jadi menakutkan, tetapi para dokter setuju bahwa ada banyak pilihan pengobatan yang tersedia bagi sebagian besar pasien.

"Saat ini, seorang wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara memiliki prognosis yang jauh lebih baik daripada sebelumnya," kata Wael Harb.

Saat ini, tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk kanker payudara berkisar antara 86 persen untuk kanker yang telah menyebar ke luar payudara ke area di sekitarnya, hingga 99 persen untuk kanker yang belum menyebar ke luar payudara.

"Kini kami memiliki perawatan yang lebih baik yang tidak terlalu invasif, dengan efek samping yang lebih sedikit," kata Dr. Bleicher.

Pilihan perawatan meliputi kemoterapi, terapi radiasi, terapi hormon, pembedahan, terapi target, dan terapi biologis, kata Dr. Harb.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.