Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Media Korea Utara Klaim Seoul Kirim Drone ke Pyongyang

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Media Korea Utara Klaim Seoul Kirim Drone ke Pyongyang Doc: ANTARA/HO/Pexels
Ket. Ilustrasi drone.

SEOUL - Korea Selatan telah mengirim pesawat tanpa awak yang membawa selebaran propaganda anti-Korea Utara melintasi Pyongyang sebanyak tiga kali pada bulan ini, menurut Media lokal Korea Utara.

Rodong Sinmun, surat kabar utama Korea Utara, serta radio dan TV negara, pada Sabtu melaporkan berita tersebut dengan memuat pernyataan dari kementerian luar negeri Utara yang dikeluarkan sehari sebelumnya.

Tidak biasa bagi Korea Utara untuk mempublikasikan pengiriman selebaran propaganda anti-Korea Utara dari Selatan di outlet berita yang ditujukan terutama untuk warga lokal.

Namun, Korea Utara sering menggunakan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), outlet berita asingnya, untuk mengkritik langkah-langkah semacam itu.

Rodong Shinmun dan Korean Central TV menunjukkan gambar pesawat tanpa awak yang terlihat di langit malam di atas Pyongyang dan selebaran anti-Korea Utara yang diduga dijatuhkan dari penerbangan tersebut.

Gambar-gambar itu pertama kali disebarkan oleh KCNA sehari sebelumnya.

Keputusan untuk mempublikasikan pernyataan kementerian luar negeri di antara warga Korea Utara, meskipun ada implikasi potensi masalah dengan pertahanan udara Pyongyang, tampaknya bertujuan untuk membenarkan karakterisasi pemimpin Kim Jong-un tentang hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara "dua negara yang saling bermusuhan" pada akhir tahun lalu.

Beberapa analis berpendapat bahwa pengungkapan itu bisa menjadi langkah strategis untuk membangkitkan sentimen anti-Korea Selatan di kalangan penduduknya yang membuka jalan bagi kemungkinan amandemen konstitusional yang mendukung teori dua negara.

Pada Jumat, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengklaim bahwa drone Korea Selatan yang membawa selebaran terdeteksi di langit malam di atas Pyongyang pada 3 Oktober, serta pada Rabu dan Kamis minggu ini, dan mengancam akan menanggapi dengan kekuatan jika penerbangan semacam itu terjadi kembali.

Namun, Menteri Pertahanan Korea Selatan Kim Yong-hyun mengatakan bahwa dia tidak dapat mengonfirmasi klaim Korea Utara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.