Perkuat Kolaborasi, Tiongkok-Asean FTA 3.0 Diyakini Dapat Tingkatkan Rantai Pasok

Sabtu, 12 Okt 2024, 00:06 WIB

Beijing - Pemerintah Tiongkok meyakini peningkatan Free Trade Area (FTA) Tiongkok-Asean ke versi 3.0 dapat meningkatkan rantai pasok di kawasan Asia Tenggara.

"Para pemimpin Tiongkok dan Asean mengumumkan dalam KTT bahwa kesimpulan substansial dari negosiasi peningkatan FTA 3.0 Tiongkok-Asean untuk pertama kalinya mencakup bab-bab tentang konektivitas dalam ekonomi digital, ekonomi hijau dan rantai pasokan dengan standar tinggi dari semua perjanjian ekonomi dan perdagangan masing-masing negara," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-44 dan Ke-45 Asean yang juga diikuti dengan KTT Asean Plus Threedan KTT Asia Timur telah dilangsungkan pada 9-11 Oktober 2024 di Vientiane, Laos.

Dalam ajang akbar itu dilakukan juga pertemuan para pemimpin Asean dengan tujuh mitra dialog yakni Australia, Tiongkok, Jepang, India, Korea, Amerika Serikat dan Kanada.Sebanyak 17 kepala negara/pemerintahan hadir dalam KTT tersebut.

"Hasil negosiasi Tiongkok-Asean FTA 3.0 secara komprehensif akan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan Asean di bidang-bidang yang sedang berkembang," kata MaoNing.

Selain itu, tambah MaoNing, hasil negosiasi Tiongkok-Asean FTA3.0 juga ditujukan untuk menyamakan standar dan aturan kedua belah pihak, menyatukan kedua pihak untuk membangun jaringan kerja sama rantai pasok yang aman, stabil, tanpa hambatan dan efektif.

Dalam KTT tersebut juga dilakukan diskusi mendalam bagaimana menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia Timur dan mempertahankan momentum pertumbuhan pesat di dunia yang bergejolak.

"Mereka percaya bahwa kita harus bersama-sama mengatasi ketidakpastian di dunia, menjunjung tinggi sistem perdagangan bebas, meningkatkan konektivitas industri dan rantai pasokan," kata MaoNing.

"Juga membangun kekuatan pendorong untuk pembangunan berkualitas tinggi dan dengan tegas memajukan pembangunan ekonomi regional yang terintegrasi," tambah Mao Ning.

Tiongkok, menurut Mao Ning, siap bekerja sama dengan negara-negara Asean untuk menciptakan jaringan konektivitas, meningkatkan kerja sama infrastruktur, memanfaatkan potensi kerja sama di industri baru, dan memperdalam pertukaran antarmasyarakat.

Sedangkan dalam KTT Asean Plus Three, ungkap Mao Ning mengutip Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, ke depan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Asean, Jepang, Korea Selatan, dan semua negara Asia.

"Sorotan dari KTT tersebut adalah bahwa para pemimpin Asean, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan mengeluarkan pernyataan tentang penguatan konektivitas rantai pasokan regional, yang berisi sejumlah pemahaman bersama tentang peningkatan koordinasi dan kerja sama rantai pasok yang mengirimkan pesan positif dari negara-negara Asia Timur yang bersama-sama menjunjung tinggi sistem perdagangan bebas," jelas Mao Ning.

Kesepakatan pertama Asean-Tiongkok FTA dilakukan pada 2015 dan mulai berlaku pada 2019, dengan perbaikan mengenai aturan asal, prosedur bea cukai dan fasilitasi perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi dan teknis serta akses pasar untuk layanan.

Pada Januari hingga Agustus 2024, perdagangan antara Tiongkok dan Asean mencapai 4,5 triliun yuan (638 miliar dolar AS/ sekitar Rp9,9 kuadriliun) atau meningkat 10 persen "year-on-year" dan menyumbang 15,7 persen dari total perdagangan luar negeri Tiongkok selama periode tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.