Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pria Afghanistan Ditangkap, Rencanakan Serangan pada Hari Pemilu AS

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pria Afghanistan Ditangkap, Rencanakan Serangan pada Hari Pemilu AS Doc: allsides.com
Ket. Jaksa Agung AS Merrick Garland.

WASHINGTON - Seorang pria Afghanistan ditangkap karena diduga merencanakan akan melakukan serangan pada hari pemilihan AS atas nama kelompok ISIS, kata Departemen Kehakiman Selasa (8/10).

Nasir Ahmad Tawhedi (27) ditangkap pada hari Senin (7/10) di negara bagian Oklahoma, AS bagian barat, dan telah didakwa dengan tuduhan berusaha memberikan dukungan material kepada ISIS.

"Departemen Kehakiman menggagalkan rencana terdakwa untuk memperoleh senjata semi-otomatis dan melakukan serangan kekerasan atas nama (IS) di tanah AS pada Hari Pemilihan," kata Jaksa Agung Merrick Garland dalam sebuah pernyataan.

Para pemilih AS akan pergi ke tempat pemungutan suara pada tanggal 5 November.

Departemen Kehakiman mengatakan, Tawhedi ditangkap setelah "diduga mengambil langkah-langkah untuk melikuidasi aset keluarganya, memindahkan anggota keluarganya ke luar negeri, memperoleh senapan serbu AK-47 dan amunisi, dan melakukan serangan teroris di Amerika Serikat."

Dikatakannya, ia bersekongkol untuk melakukan serangan itu bersama warga negara Afghanistan lainnya, seorang remaja yang tidak disebutkan namanya tetapi diidentifikasi dalam dokumen pengadilan sebagai saudara iparnya.

Menurut pengaduan pidana, Tawhedi memasuki Amerika Serikat pada 9 September 2021 dengan visa imigran khusus.

Dikatakan bahwa "sumber manusia rahasia" FBI menghubungi Tawhedi setelah dia baru-baru ini mengiklankan penjualan harta pribadi keluarganya di Facebook.

Sumber FBI mengatakan dia membutuhkan komputer untuk bisnis senjata yang sedang dimulainya dan Tawhedi menyatakan minatnya untuk membeli dua senapan serbu AK-47 dan amunisi, menurut pengaduan tersebut.

Pada hari Senin, Tawhedi dan remaja tersebut bertemu dengan "aset FBI" di sebuah lokasi pedesaan di Oklahoma dan membeli dua senapan serbu AK-47, 10 magasin, dan 500 butir amunisi, katanya.

Mereka langsung ditangkap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.