Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Sebut Sang Nenek Selalu Mengajari Budaya Indonesia

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Sebut Sang Nenek Selalu Mengajari Budaya Indonesia Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Tiga kiper Timnas Indonesia Maarten Paes (kiri), Ernando Ari (tengah) dan Nadeo Argawinata (kanan) mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta Pusat, Minggu (8/9/2024).

Jakarta - Kiper timnas Indonesia Maarten Paes menceritakan bahwa neneknya berperan penting dalam mengenalkan budaya Indonesia kepadanya.

Neneknya yang lahir pada 20 Maret 1940 di Pare, Kediri, Jawa Timur, banyak mengajarkannya tentang budaya Indonesia sebelum ia sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada akhir April lalu.

"Hubungan dengan Indonesia datang melalui nenek saya. Dia adalah orang yang sangat spesial dalam hidup saya. Kakek dan nenek saya adalah orang tua baptis saya," jelas Maarten saat membahas asal usulnya di Indonesia dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, dikutip Selasa.

"Nenek saya selalu mengajari saya tentang budaya Indonesia. Saya tahu selama beberapa tahun saya memenuhi syarat untuk bermain di tim nasional Indonesia," tambahnya.

Kiper 26 tahun itu lalu menceritakan kesedihannya setelah neneknya tak bisa melihatnya mengenakan seragam Merah Putih.

Maarten bercerita bahwa neneknya meninggal pada awal tahun ini karena kondisi kesehatannya yang menurun drastis saat ia mulai dihubungi PSSI pada akhir tahun lalu.

Dan ketika kabar tawaran menjadi WNI datang, itu membuat neneknya tersenyum untuk yang terakhir kalinya.

"Itu salah satu kenangan terakhir kami bersama. Kabar bahwa saya akan bermain untuk Indonesia membuat dia tersenyum terakhir kali," kata kiper kelahiran Nijmegen itu.

"Pada akhirnya, itu adalah keputusan yang mudah. Dia meninggal awal tahun ini sehingga dia tidak bisa melihat debut saya," lanjutnya.

Kini, Maarten telah memiliki dua caps bersama tim Garuda dengan penampilan mengesankan, dengan banyak melakukan penyelamatan gemilang, satu di antaranya adalah menepis tendangan penalti melawan Arab Saudi.

Dua laga itu, kata Maarten, dilalui dengan tanpa adanya hambatan berarti.

Ia hanya menyebut waktu terbang dari Amerika Serikat, negara tempat ia berkarier bersama FC Dallas, dan juga perbedaan waktu menjadi hambatan adaptasinya selama ini.

Namun, ia mengatakan dalam beberapa bulan ke depan semuanya akan berjalan mudah.

"Saya pikir tantangan terbesar bagi saya adalah waktu terbang dan beradaptasi dengan perbedaan waktu. Dalam dua hari, terkadang Anda harus langsung bermain. Itu tantangan besar. Tapi untungnya, saya sudah siap untuk itu," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.