Ini Suara Rakyat untuk Cagub, Gen Z Berharap Calon Pemimpin Daerah Lebih Perhatikan Isu Pendidikan

Rabu, 09 Okt 2024, 00:18 WIB

Jakarta - Siswa berprestasi pemenang debat kebangsaan kelas 12 MAN 4 Jakarta, Alif Athallah Putra (17) yang mewakili generasi Z berharap calon pemimpin daerah dapat lebih memperhatikan isu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Alif di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Selasa, usai menerima penghargaan sebagai pembicara terbaik dalam kompetisi debat tingkat SMA/sederajat se-Jabodetabek, menanggapi Pilkada serentak yang akan berlangsung November mendatang.

Kalau dari Gen Z sendiri, utamanya kami siswa/siswi SMA, isu yang paling dekat kan berkaitan dengan bagaimana kami bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi di tingkat selanjutnya, jadi kami berharap calon pemimpin daerah lebihconcern(perhatian) ke situ," katanya.

Ia menegaskan, penting bagi calon pemimpin daerah untuk membuat program-program yang dekat dengan gen Z, mengingat berdasarkan data rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2024, pemilih dari Generasi Z (17-30 tahun) dan Milenial (31-40 tahun) mendominasi pada Pemilu 2024 dengan persentase 56,45 persen dari total pemilih pada Pemilu 2024.

"Jadi kami berharap ada program-program yang terdekat dengan kami, bagaimana masuk kuliah, merujuk pada bagaimana menyediakan program-program yang menjamin kami untuk mendapatkan pendidikan di tingkat selanjutnya," tuturnya.

Menurutnya, ciri khas gen Z yakni menginginkan program yang simpel dan langsung menyasar mereka.

"Jadi ciri khas salah satunya itu, kita mau yang simpel, ya sudah yang mau ditawarkan ke kita apa, buat isu-isu yang terdekat langsung jadi, itu mungkin cepat lah, sat-set buat kita sehingga bisa langsung merasakan," ucapnya.

Selain itu, menurutnya, isu tentang pekerjaan juga menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon pemimpin daerah.

"Di lingkungan pekerjaan juga perlu diperhatikan, karena banyak gen Z yang sudah mulai masuk kerja, dan biasanya gen Z kan juga lebih efektif, kerjanya lebih bagus kalau kitawork from anywhere(kerja dari mana saja) daripadawork from office(kerja dari kantor)," tuturnya.

Menurutnya, selama ini pembelajaran yang diikuti di sekolah juga telah mendukung untuk mengerjakan tugas dari mana saja, sehingga program bekerja dari mana saja tentu cocok diterapkan oleh pemimpin daerah untuk meningkatkan produktivitas gen Z.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.