Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencari Ikan di Sungai Rokan Hilir Riau, Seorang Nelayan Tewas Diterkam Buaya

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 16:54 WIB | Oleh:
Mencari Ikan di Sungai Rokan Hilir Riau, Seorang Nelayan Tewas Diterkam Buaya Doc: (ANTARA/Mohamad Hamzah)
Ket. Ilustrasi buaya muara.

PEKANBARU - Seorang nelayan bernama Hariono alias Undul (34) ditemukan tewas akibat serangan buaya saat mencari ikan di Sungai Rokan, Kepenghuluan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa pagi.

Menurut laporan kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WIB saat korban berangkat menuju sungai bersama adiknya, Amat Nasib, untuk mencari ikan. Korban kemudian bergabung dengan beberapa nelayan lain, termasuk Dedi Kurniawan (39), di sungai tersebut.

"Saat itu, saksi Dedi Kurniawan dan beberapa nelayan lainnya melihat korban tidak ada lagi di sampan miliknya sekitar pukul 05.00 WIB," kata Kepala Kepolisian Resor Rohil AKBP Isa Imam Syahroni.

Saksi yang menyadari korban tidak terlihat langsung menghubungi sang adik, Aman Nasib dan menduga korban telah diserang buaya. Sekitar pukul 06.00 WIB, Dedi dan beberapa nelayan lainnya menyaksikan korban sedang ditarik oleh seekor buaya ke tengah sungai.

Meski buaya tersebut akhirnya melepaskan korban, upaya penyelamatan sudah terlambat. "Saksi mencoba menarik korban ke atas sampan, tetapi nyawa korban tidak bisa diselamatkan," terang Isa.

Akibat diserang satwa buas tersebut, korban mengalami luka gigitan pada tangan, perut, dan kaki, serta cakaran di wajah. Dikatakan AKBP Isa, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi.

Usai dievakuasi di Tangkahan Jembatan Jumrah, korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans.

Peristiwa serupa bukan baru kali ini terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, tercatat tiga konflik manusia dan buaya terjadi di Kabupaten Rokan Hilir. Ant

"Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan yang rawan buaya, terutama pada waktu malam dan dini hari," tukas AKBP Isa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.