Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gol Dianulir, Persiraja Banda Aceh Laporkan Wasit Pimpin Laga Vs Persikota ke PSSI

📅 Senin, 07 Okt 2024, 23:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gol Dianulir, Persiraja Banda Aceh Laporkan Wasit Pimpin Laga Vs Persikota ke PSSI Doc: ANTARA/HO/MO Persiraja
Ket. Pemain Persiraja Banda Aceh saat duel udara dengan pemain Persikota Tangerang dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia, di Tangerang, Minggu (6/10/2024).

Banda Aceh - Persiraja Banda Aceh melaporkan seluruh wasit yang memimpin laga tim berjuluk laskar rencong itu saat melawan Persikota Tangerang ke Komite Wasit PSSI karena banyak keputusan yang dinilai merugikan mereka.

"Kita melaporkan kejadian kemarin kepada Ketua PSSI dan Komite Wasit PSSI," kata Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul Gidong, di Banda Aceh, Senin.

Sebelumnya, Persiraja Banda Aceh menelan kekalahan 0-1 dari Persikota Tangerang dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia 2024/2025 di Stadion Banteng Reborn, Tangerang, Minggu (6/10).

Persiraja seharusnya bisa mengimbangi tuan rumah, tetapi gol dari kaki eks pemain timnas Miftahul Hamdi saat itu dianulir wasit dan, dianggap tidak sah karena berada dalam posisi offside.

Keputusan wasit itu, kata Gidong, telah merugikan Persiraja, karena menurut pengamatan dan rekaman posisi Miftahul Hamdi kala itu onside, dan seharusnya gol tersebut sah menjadi milik Persiraja.

"Gol itu sah, bisa dilihat dari video yang sudah viral. Dengan kasat mata saja kita bisa pastikan itu sah, tidak perlu menggunakan var, karena sangat jelas dan mudah diamati," ujarnya.

Gidong meminta PSSI atau Komite Wasit dapat melakukan investigasi terhadap pengadil pertandingan tersebut. Mengingat, proses gol Persiraja sangat jelas atau bukan sesuatu hal yang sulit diputuskan.

Dirinya menegaskan, laporan mereka terhadap wasit itu bukan untuk perubahan hasil pertandingan, tetapi lebih kepada sebagai salah satu upaya memperbaiki kinerja wasit di liga Indonesia.

"Kita ingin melaporkan fakta yang terjadi di lapangan kemarin. Kemudian kita ingin wasit yang memimpin pertandingan tersebut diberikan sanksi, dan kita berharap ini bisa merubah kinerja wasit kedepannya," demikian Gidong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.