Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaktim Bersiap Hadapi Gempa Megathrust

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaktim Bersiap Hadapi Gempa Megathrust Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Dua petugas tengah melakukan “vertical rescue” dalam simulasi penanggulangan bencana, salah satunya gempa bumi megathrust di gedung Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (4/10).

JAKARTA - Isu potensi gempa superbesar, megathrust, tak dianggap angin lalu. Sebaliknya, kabar tersebut justru ditanggapi serius. Untuk itu, Pemerintah Jakarta Timur menggelar simulasi penanggulangan dampak bencana gempa bumi megathrust, Jumat.

Jaktim menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta. Simulasi diikuti 150 personel gabungan. Mereka dari Satuan Tugas BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja, Suku Dinas Perhubungan, serta Sudin Gulkarmat.

Ada juga Sudin Kesehatan dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan. Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Masyarakat BPBD Jakarta, Basuki Rahmat, menyampaikan apresiasi seluruh pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Menurutnya, simulasi sebagai upaya membangun kesiapsiagaan bencana serta meminimalkan dampak gempa. "Ini simulasi secara mandiri di kantor pemerintah. Kami juga berikan beragam teori antisipasi jika gempa terjadi," tutur Basuki.

Antisipasi dimulai dari penyelamatan diri hingga evakuasi para pegawai dan tamu Kantor Wali Kota. Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Bagian Umum dan Protokol Jakarta Timur, Supriyatno menyatakan, simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi berjalan baik.

Menurutnya, dari informasi BMKG, Jakarta berpotensi menghadapi gempa megathrust dari zona Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut. "Kita sudah siapkan beragam sarana dan personel dukungan. Semoga menjadi acuan dan berdampak baik dalam penyelamatan jika gempa megathrust terjadi," tuturnya.

Salah satu staf Bagian Umum dan Protokol Jakarta Timur, Awaludin, mengaku mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam sigap bencana. "Dari simulasi para pegawai dapat mengetahui beragam penyelamatan saat terjadi bencana," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.