Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkada Kaltim Makin Menarik karena IKN

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilkada Kaltim Makin Menarik karena IKN Doc: antara

SAMARINDA - Kampanye pasangan calon (paslon) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini dinilai semakin menarik karena isu Ibu Kota Nusantara (IKN) yang semakin mengemuka.

"Kaltim saat ini menjadi pusat perhatian nasional karena pemindahan ibu kota negara. Meskipun Presiden Jokowi belum menandatangani Keputusan Presiden terkait pemindahan ibu kota, posisi Kaltim sangat strategis sebagai pusat pemerintahan yang baru," ujar Pengamat politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Jauchar Berlian di Samarinda, Kamis (3/10).

Jauchar menyatakan bahwa Pilkada Kaltim kali ini sangat menarik dan penuh tantangan, terutama dalam konteks kampanye pasangan calon, sehingga ia menekankan pentingnya posisi strategis Kaltim sebagai calon pusat pemerintahan baru Indonesia.

Menurut dia, Pilkada Kaltim memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan dengan Pemilu 2024, yakni pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan calon anggota legislatif (pileg) yang lalu.

"Meskipun pilpres dan pileg berjalan dengan beberapa goncangan sosial terkait pilihan masyarakat, namun Pilkada Kaltim kali ini juga tidak lepas dari goncangan-goncangan sosial yang signifikan," ujarnya.

Ia mengatakan kampanye para paslon akan sangat menarik karena mereka harus menawarkan visi dan misi yang jelas tentang masa depan Kaltim.

"Idealnya, muatan kampanye dari paslon harus berbicara tentang apa yang mereka tawarkan dan bagaimana mereka melihat Kaltim ke depan," kata Jauchar.

Namun, Jauchar juga mengingatkan adanya sisi gelap dalam kampanye yang bisa saja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyerang lawan politik.

"Ada ruang bagi pihak anonim untuk menyerang paslon dengan isu-isu yang tidak jelas. Pengawasan dalam konteks kampanye ini menjadi sangat vital agar pendidikan politik yang diharapkan bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Selain itu, Jauchar menyoroti pentingnya kebijakan terkait pengelolaan sumber daya alam Kaltim yang besar sebagai salah satu topik utama dalam kampanye.

"Kaltim adalah daerah dengan sumber daya alam yang melimpah dan penghasil devisa besar bagi negara. Muatan kampanye dari kandidat tidak bisa lepas dari isu ini. Mereka harus menjelaskan bagaimana mereka akan mengelola Kaltim ke depan," ujarnya.???????

Jauchar juga mengingatkan bahwa materi kampanye yang beredar di media sosial dan media online harus diawasi dengan ketat.

Kampanye terbuka yang sifatnya pengarahan massa mungkin lebih mudah dikontrol, tetapi yang dikhawatirkan adalah pergeseran-pergeseran yang bisa terjadi di masyarakat atau publik.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan kontrol terhadap materi kampanye agar tidak melanggar aturan dan tetap sesuai dengan kondisi yang seharusnya terjadi dalam kampanye Pilkada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Menelusuri Potensi Budaya d...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.