Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Tangerang Raih Penghargaan Penurunan Stunting Pertama di Banten

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Tangerang Raih Penghargaan Penurunan Stunting Pertama di Banten Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin (kanan) menerima penghargaan terkait penanganan stunting yang diserahkan Pj Gubernur Banten Al Muktabar dalam keterangannya usai menerima penghargaan dalam Upacara Peringatan HUT Provinsi Banten Ke-24 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Serang, Jum'at, (04/10).

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima penghargaan peringkat pertama dari Pemprov Banten terkait percepatan penurunan stunting melalui berbagai terobosan dan inovasi.

"Alhamdulillah, komitmen pemkot dalam upaya penurunan stunting ini diapresiasi oleh Pemprov Banten pada momen yang sangat spesial karena bertepatan dengan HUT Banten yang ke-24. Untuk itu kami sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pak Pj Gubernur serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin dalam keterangannya usai menerima penghargaan di Serang, Jumat (4/10).

Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 265 Tahun 2024, Pemkot Tangerang berhasil meraih total skor sebesar 131 dan peringkat pertama dalam penilaian kinerja pelaksanaan delapan konvergensi penurunan stunting Provinsi Banten Tahun 2024, atas kinerja tahun 2023 dan masuk dalam kategori Inspiratif dan Dukungan Pimpinan Daerah.

Adapun substansi dari delapan aksi konvergensi stunting terdiri dari analisa situasi stunting, rencana kegiatan, rembug stunting, regulasi tentang stunting, pembinaan unsur pelaku, sistem manajemen data, data cakupan sasaran, dan publikasi data dan evaluasi kerja.

"Apresiasi juga untuk seluruh jajaran pemkot yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam upaya penurunan stunting sampai dengan bulan September tahun ini angka prevalensi berdasarkan e-PPGBM stunting kita berada di angka 5,6 persen jauh di bawah angka rata-rata provinsi dan nasional," kata Nurdin.

Lebih lanjut Nurdin menjelaskan berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam upaya menurunkan angka stunting tersebut, antara lainGerakan Serentak Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas), Dapur Sehat Anak Stunting PKK (Dashat PKK) di 104 kelurahan, Skrining TBC di Posyandu, Engkong Asuh Stunting, dan Satu Telur Satu Minggu (Satesami).

"Untuk Satu Telur Satu Minggu, program ini sangat efektif dan rasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya yang masuk dalam penanganan stunting," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.