Andreeva Coba Hentikan Zheng Qinwen
Jumat, 04 Okt 2024, 07:04 WIBBEIJING - Peraih medali emas Olimpiade asal Tiongkok Zheng Qinwen bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan petenis Amerika Serikat peringkat 43, Amanda Anisimova, 3-6, 6-1, 6-2. Tapi dia coba untuk dihentikan petenis Russia berusia 17 tahun, Mirra Andreeva, di perempat final, Jumat (4/10).
Kemenangan ini menjaga harapan petenis tuan rumah itu untuk bertemu peringkat dua dunia, Aryna Sabalenka, di semifinal. Unggulan teratas Sabalenka tetap mempertahankan jalurnya menuju gelar. Dia mengalahkan 6-4, 6-3 atas petenis AS lainnya, Madison Keys.
Juara US Open, Sabalenka akan menghadapi Karolina Muchova dari Ceko di perempat final. Zheng yang melaju ke delapan besar di Beijing untuk pertama kalinya, kesulitan di set pertama. Meski Zheng mencatat dua kali lebih banyak service winner dari Anisimova di set pertama, 12 banding enam, pukulan bersih Anisimova, terutama dari sisi backhand, memaksa Zheng dua kali lebih banyak kesalahan.
Namun, Anisimova tidak mampu menghentikan momentum, begitu Zheng mendapatkan poin di awal set kedua. Zheng menyelamatkan break point gim pertama. Dia mematahkan servis Anisimova untuk pertama kalinya di gim kedua. Dia lalu memimpin hingga akhir pertandingan selama 2 jam 22 menit.
Anisimova menerima perawatan medis di antara set kedua dan ketiga, tetapi terus bertarung keras. Empat dari delapan gim di set terakhir berlangsung hingga deuce. Namun yang krusial, tiga di antaranya dimenangkan Zheng.
Ini termasuk break servis di gim kelima yang membuat Zheng unggul 4-1 (setelah Anisimova unggul 40-15). Gim terakhir pertandingan Zheng menyelamatkan tiga breakpoint dan mengonversi menjadi match point keempatnya.
Andreeva memastikan tempat di perempat final WTA 1000 ketiga kalinya. Dia mengalahkan unggulan ke-31, Magda Linette, 6-1, 6-3. Setelah kehilangan set pertama di dua pertandingan pertamanya, unggulan ke-17 ini tampil dominan melawan Linette dalam waktu 1 jam 13 menit.
Dia juga termotivasi karena kalah dari petenis Polandia itu di Olimpiade Paris. "Saya tahu akan sulit secara mental karena kalah cukup mudah di pertandingan sebelumnya," ujar Andreeva.
Andreeva, yang menyamai Maria Sharapova sebagai perempat finalis termuda dalam sejarah China Open menang atas Linette. Dia menjadi favorit penonton sepanjang pekan. Tapi Andreeva menyadari, itu tidak akan terjadi saat melawan Zheng, wakil tuan rumah. Keduanya belum pernah bertemu. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
iOS 27 Bawa Banyak Fitur Baru, dari Siri AI hingga Kustomisasi Liquid Glass
-
Polisi Tangkap WNA Malaysia Terkait Peredaran Vape Narkoba
-
Penjualan Mobil Bensin di China Anjlok 40 Persen, Era Mobil Konvensional Mulai Berakhir?
-
Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Serempak Turun pada Rabu Ini
-
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemprov Kalbar Minta Perusahaan Sawit Turut Tangani Karhutla
-
Dari Tangkapan Jadi Cuan: Perempuan Bajo Torsiaje, Mengolah Gurita Menjadi Asa
-
Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.