Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang-Filipina Keluarkan Peringatan Aktivitas Gunung Iwate dan Taal

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 16:18 WIB | Oleh:
Jepang-Filipina Keluarkan Peringatan Aktivitas Gunung Iwate dan Taal Doc: ANTARA/Anadolu/py
Ket. Otoritas di Jepang dan Filipina mengeluarkan peringatan terpisah pada Rabu (2/10) terkait meningkatnya aktivitas vulkanik di kedua negara itu yang disertai potensi risiko letusan. Gunung Iwate di Jepang, dan Gunung Taal di Filipina.

ISTAMBUL - Otoritas di Jepang dan Filipina mengeluarkan peringatan terpisah pada Rabu (2/10) terkait meningkatnya aktivitas vulkanik di kedua negara itu yang disertai potensi risiko letusan.

Jepang menaikkan level peringatan vulkanik untuk Gunung Iwate dari satu menjadi dua, memperingatkan tentang kemungkinan letusan dan memberlakukan pembatasan di sekitar kawah.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan pembaruan tersebut pada pukul 15.00 waktu setempat (0600 GMT), mengutip peningkatan aktivitas vulkanik di gunung tersebut, yang terletak di utara Honshu.

Badan itu memperingatkan bahwa letusan dapat mempengaruhi area hingga dua kilometer dari kawah Nishi-Iwateyama.

"Waspadalah terhadap batuan vulkanik besar yang mungkin terbang dalam arah lintasan dan kecepatan balistik selama letusan," kata badan tersebut.

"Ikuti instruksi dari otoritas setempat dan hindari area berisiko," tambahnya.

Pejabat setempat juga memperingatkan kemungkinan hujan abu dan batuan vulkanik kecil yang terbawa angin ke lokasi di hilir kawah, yang dapat mempengaruhi area yang lebih jauh.

Level peringatan dua menyarankan agar tidak mendekati kawah.

Sistem peringatan vulkanik Jepang berkisar dari satu hingga lima, dengan level lima mengharuskan evakuasi segera.

Letusan Kecil Gunung Taal di Filipina

Kemudian pada Rabu (2/10), terjadi letusan kecil yang berlangsung selama 11 menit di kawah utama Gunung Taal, yang terletak di provinsi Batangas, Filipina, demikian diungkapkan oleh Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina dalam pernyataannya.

Letusan tersebut bersifat freatomagmatik, yang diakibatkan oleh interaksi antara magma dan air.

Kejadian itu menghasilkan semburan asap hitam dari kawah, diikuti oleh semburan uap yang kaya akan uap air setinggi 2.400 meter (sekitar 7.900 kaki) ke udara dan meluncur ke arah timur laut, kata institut tersebut.

Namun, ketegangan masih terus berlanjut, seperti yang ditunjukkan oleh peringatan yang sedang berlangsung.

Institut tersebut memperingatkan kemungkinan ledakan mendadak, hujan abu, dan emisi gas beracun, mendesak masyarakat di sekitar Kaldera Taal untuk tetap waspada terhadap potensi dampak kesehatan.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa otoritas terus memantau Gunung Taal secara cermat dan akan memberikan pembaruan informasi bila didapati perkembangan baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.