Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Diikuti Peningkatan Layanan

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inovasi Diikuti Peningkatan Layanan Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar saat membuka “East Jakarta Inovation Days” (EJID) atau Konvensi Inovasi Bidang Kesehatan 2024 di kantor Wali Kota Jaktim, Rabu (2/10).

JAKARTA - Inovasi bidang apa pun, harus mempertinggi pelayanan untuk masyakat. "Inovasi bidang kesehatan mesti dapat meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat," harap Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar.

Dia mengatakan ini saat membuka "East Jakarta Innovation Days" (EJID)" Rabu. Anwar berharap ajang ini melahirkan lebih banyak inovasi yang dapat diaplikasikan ke masyarakat. Dengan demikian, lebih mudah mendapatkan fasilitas kesehatan yang baik.

"Harapannya,inovasi bisa diaplikasikan di tempat kerja masing-masing. Jangan sampai inovasi dibuat, tapi tidak diaplikasikan," tandas Anwar. Bagi Jakarta Timur, inovasi yang diciptakan harus dimonitor apakah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya di tempat tugas.

Hingga kini, kata Anwar, perkembangan bidang kesehatan Jakarta Timur sudah baik. Ini terutama di tingkat menengah ke bawah. Sejauh ini semua baik-baik saja, tapi harus disurvei ke lapangan.

Dicari tahu tanggapan masyarakat, terutama dariakar rumput. Kalau masyarakat menengah atas bisa memilih rumah sakit berkelas. Maka, masyarakat menengah ke bawah mesti diperhatikan.

Karena itu, dibuat konvensi inovasi bidang kesehatan, bagaimana bisa melayani mereka dengan baik, dengan hati, dan memangkas birokrasi yang berbelit-belit. Kegiatan yang mengusung tema "Inovasi Jakarta Timur untuk Pelayanan Kesehatan Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Jakarta Global City" berlangsung dua hari (2-4 Oktober).

Konvensi diikuti perwakilan sepuluh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) kecamatan, empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dan lima rumah sakit swasta Jakarta Timur. Kegiatan yang menampilkan lomba inovasi di bidang kesehatan adalah upaya Suku Dinas Kesehatan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.